Berita Nasional
Perang Iran Vs Amerika Makin Menegangkan! Evakuasi WNI Dimulai Hari Ini
Pemerintah Indonesia mulai memproses pemulangan warga negara Indonesia yang berada di Iran seiring meningkatnya ketegangan keamanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMULANGAN-Plt-Direktur-PWNI-Heni-Hamidah.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Indonesia mulai mengevakuasi warga negara Indonesia di Iran secara bertahap menyusul meningkatnya ketegangan akibat konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
- Tahap pertama evakuasi dilakukan melalui jalur Azerbaijan dengan koordinasi KBRI Teheran dan KBRI Baku.
- Pemerintah juga meminta masyarakat mengikuti informasi resmi karena situasi di lapangan masih sangat dinamis.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah Indonesia mulai memproses pemulangan warga negara Indonesia yang berada di Iran seiring meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Evakuasi tersebut dilakukan secara bertahap mulai Jumat (6/3/2026).
Langkah ini diambil pemerintah setelah mencermati perkembangan situasi yang dipicu konflik antara Iran dengan Israel serta Amerika Serikat yang memicu ketegangan di kawasan tersebut.
Baca juga: BHR Ojol Naik 25 Persen Cair H-7 Lebaran, Ini Jadwal Cair dan Syarat Penerimanya
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa proses evakuasi mulai dijalankan setelah pemerintah melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi keamanan di Iran.
“Memperhatikan dinamika situasi dan kondisi keamanan di Iran, evakuasi WNI akan mulai dilaksanakan secara bertahap hari ini,” kata Heni dalam keterangan pers di kantor Kemlu RI, Jumat (6/3/2026).
Untuk tahap awal, proses evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat menuju Azerbaijan. Setelah itu, jalur lanjutan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan serta koordinasi antara perwakilan Indonesia di luar negeri.
Penentuan rute selanjutnya akan melibatkan kerja sama antara KBRI Teheran dan KBRI Baku yang berada di Azerbaijan.
Di sisi lain, perwakilan Indonesia di Teheran tetap melakukan pemantauan serta menjalin komunikasi dengan para WNI yang masih berada di wilayah tersebut. Pendataan dan penjangkauan terus dilakukan terhadap warga negara Indonesia yang tinggal maupun yang sedang berada di Iran.
KBRI Teheran juga dipastikan tetap beroperasi untuk memberikan layanan serta bantuan kepada WNI yang belum ikut dalam tahap evakuasi.
Heni menjelaskan bahwa pemerintah memahami tingginya perhatian publik terhadap perkembangan proses evakuasi tersebut. Namun ia menekankan bahwa situasi di lapangan sangat dinamis sehingga tidak semua detail dapat disampaikan secara terbuka.
“Publik tentu ingin mengetahui seluruh perkembangan evakuasi ini. Namun perlu dipahami bahwa kondisi di lapangan sangat dinamis sehingga masih banyak hal yang harus menyesuaikan situasi,” ujarnya.
Karena itu, masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi melalui sumber resmi pemerintah, khususnya dari Kementerian Luar Negeri. Pemerintah juga meminta dukungan agar tim yang terlibat dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.
Dalam proses ini, KBRI Teheran menjadi salah satu garda terdepan yang bertugas mengoordinasikan perlindungan serta evakuasi WNI dari wilayah Iran.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.