Berita Nasional
Cucu Mpok Nori Tewas Tragis, Pelaku Mantan Suami Intai Korban Diam-Diam dari Dekat
Kasus tewasnya cucu Mpok Nori ungkap fakta mengejutkan. Pelaku diduga rancang aksi dan intai korban dari dekat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasus-pembunuhan-Dewhinta-Anggary-cucu-dari-seniman-legendaris-Betawi-Mpok-Nori.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pelaku diduga berpura-pura pergi, ternyata menyewa kontrakan tepat di depan rumah korban untuk mengintai.
- Hubungan telah berakhir, namun pelaku tak terima dan sempat lakukan aksi manipulatif hingga percobaan bunuh diri.
- Motif cemburu dan sakit hati, pelaku kini ditangkap dan terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus tragis yang menimpa Dewhinta Anggary alias Anggi, cucu dari Mpok Nori, menguak sejumlah fakta mencengangkan dan meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.
Peristiwa ini bukan sekadar duka, tetapi juga mengindikasikan adanya dugaan tindakan yang telah disusun secara matang oleh pelaku.
Keluarga korban menyebut terduga pelaku berinisial FD, warga negara Irak, sempat berpura-pura menjauh dari lingkungan sekitar.
Baca juga: Takut Diomeli Istri, Suami di Kendari Pura-pura Dijabret, Padahal Uangnya Habis di Judol
Sikap tersebut membuat keluarga merasa situasi telah aman, padahal pelaku ternyata masih berada sangat dekat dan terus memantau korban tanpa disadari.
Kakak korban, Diah (40), mengungkapkan bahwa hubungan Anggi dan FD telah berakhir sekitar satu bulan sebelum kejadian.
Saat itu, FD disebut telah menjatuhkan talak dan memberi kesan seolah benar-benar pergi dari kehidupan korban.
Namun, fakta berbeda terungkap. FD diam-diam menyewa kamar kontrakan yang posisinya tepat berhadapan dengan rumah Anggi di kawasan Bambu Apus.
Dari sana, pelaku diduga dengan leluasa mengawasi aktivitas korban sehari-hari tanpa diketahui pihak keluarga.
Diah mengakui keluarga merasa kecolongan karena mengira pelaku sudah tidak berada di sekitar.
Padahal, jarak kontrakan yang hanya terpisah taman membuat pelaku mudah memantau setiap pergerakan korban.
Baca juga: Idul Adha 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Lengkap Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Penolakan Berpisah dan Upaya Manipulatif
Diah juga menyebut bahwa FD tidak pernah benar-benar menerima perpisahan tersebut.
Ia sempat beralasan bahwa talak yang diucapkannya hanyalah luapan emosi sesaat karena masih mencintai korban.
Sebelum kejadian, FD bahkan diduga melakukan percobaan bunuh diri sebagai bentuk tekanan emosional agar Anggi mau kembali.
Ia disebut melukai pergelangan tangannya menggunakan pisau tumpul, meski tidak menyebabkan luka serius.