Lipsus Kopi Gorontalo
Terungkap Alasan Mahasiswa Gorontalo Kini Lebih Sering Nongki di Street Coffee
Lapak kopi pinggir jalan atau street coffee kini menjadi pemandangan yang semakin akrab di Kota Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/STREET-COFFEE-Dua-pengunjung-lapak-street-coffe-Panjaitan.jpg)
“Sekarang jalannya satu arah, jadi tidak terlalu padat kendaraan. Suasananya lebih tenang dibanding dulu,” katanya.
Bagi Meilan, kopi bukan faktor utama dalam memilih tempat nongkrong.
“Kopi itu hanya tambahan. Yang paling penting itu suasananya dan bisa kumpul dengan teman,” ucapnya.
Dalam seminggu, ia biasanya datang satu atau dua kali, tergantung waktu luang.
“Kalau lagi banyak tugas atau kerjaan, jarang. Tapi kalau ada waktu kosong, pasti menyempatkan,” katanya.
Meilan juga menyoroti peluang promosi bagi UMKM yang membuka lapak di kawasan street coffee. Menurutnya, media sosial bisa dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung.
“Anak muda sekarang biasanya lihat dulu di media sosial, menu apa saja, harganya berapa. Kalau menarik, baru datang,” ujarnya.
Selain mahasiswa, pengunjung dari kalangan pekerja muda juga mulai banyak terlihat. Rahmatia (25), warga Kecamatan Kota Timur, mengaku baru pertama kali nongkrong di kawasan street coffee, namun langsung tertarik dengan suasananya.
“Pertama datang langsung merasa nyaman karena suasananya ramai tapi tidak sumpek,” katanya.
Ia menyebut jajanan yang tersedia juga menjadi daya tarik tersendiri.
“Pilihan makanannya banyak, jadi tidak cuma minum kopi saja,” ujarnya.
Rahmatia mengatakan, untuk saat ini ia lebih sering datang bersama teman dibanding pasangan.
“Kalau nongkrong biasanya sama teman-teman, lebih seru,” katanya.
Ia pun mengaku mulai menjadikan kawasan street coffee di Jalan Panjaitan sebagai salah satu tempat favorit.
“Untuk sekarang paling nyaman di sini, jadi kalau mau nongkrong ingatnya ke sini dulu,” ucapnya.
| Sosiolog UNG Sabrina Nadia Sebut Budaya Kopi Ubah Pola Interaksi Warga Gorontalo |
|
|---|
| Street Coffee Kuasai Kota Gorontalo,Ratusan Lapak Padati Pasar Sentral dan Jalan Panjaitan |
|
|---|
| Kopi Jalanan Jadi Tren Anak Muda di Gorontalo, Syamsir Angkat Kopi Lokal |
|
|---|
| Kerap Sepi di Hari Normal, Pedagang Kopi di Pasar Sentral Gorontalo Punya Cara Balas Dendam |
|
|---|