Berita Internasional

Presiden Iran Peringatkan Amerika, Serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Sama dengan Deklarasi Perang

Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei,

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
IRAN -- Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei berbicara selama pertemuan di Teheran, Iran, 17 Januari 2026. 

Menanggapi pernyataan tersebut, Presiden Pezeshkian menulis di platform X pada Minggu bahwa “serangan terhadap pemimpin besar negara kami sama artinya dengan perang skala penuh melawan bangsa Iran”.

Di tengah saling serang pernyataan antara Washington dan Teheran, pejabat Iran mengklaim situasi di jalanan telah kembali kondusif.

Wartawan AFP melaporkan keberadaan pasukan keamanan lengkap dengan kendaraan lapis baja dan sepeda motor di pusat Kota Teheran.

Sekolah-sekolah di Iran mulai dibuka kembali pada Minggu setelah sempat ditutup selama sepekan.

Dalam rapat kabinet, Pezeshkian juga mengungkapkan bahwa dirinya telah merekomendasikan kepada Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi agar pembatasan internet dicabut sesegera mungkin.

Sejumlah warga melaporkan bahwa akses ke WhatsApp sempat kembali tersedia.

Panggilan internasional keluar juga dilaporkan kembali normal sejak Selasa, sementara layanan pesan singkat dipulihkan pada Sabtu.

Namun, kantor berita Fars melaporkan bahwa CEO Irancell, operator seluler terbesar kedua di Iran, diberhentikan dari jabatannya karena gagal mematuhi keputusan pemerintah untuk menutup akses internet.

Sementara itu, aksi solidaritas terhadap demonstran Iran terus berlangsung di berbagai kota dunia, termasuk Berlin, London, dan Paris.

Meski akses informasi sangat dibatasi, laporan dugaan pelanggaran HAM tetap berhasil keluar dari Iran.

Kelompok pembela HAM menyebut berbagai kesaksian dan bukti kekerasan terus bermunculan.

Amnesty International menyatakan telah memverifikasi puluhan video dan laporan dalam beberapa hari terakhir yang menunjukkan terjadinya “pembantaian terhadap demonstran” oleh aparat keamanan.

Organisasi Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia mengklaim telah memverifikasi kematian 3.428 demonstran yang tewas akibat tindakan aparat keamanan.

Angka tersebut dikonfirmasi melalui sumber di sistem kesehatan Iran, saksi mata, serta sumber independen lainnya.

Meski demikian, IHR memperingatkan bahwa jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih besar.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 27 Februari 2026 (9 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:17
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved