Berita Internasional

Lovers Arch Ambruk, Ikon Romantis Italia Tinggal Kenangan Diterjang Cuaca Ekstrem

Sebuah destinasi wisata alam romantis di Italia yang dikenal sebagai “Lovers’ Arch” runtuh akibat cuaca ekstrem yang terjadi tepat

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
DESTINASI -- Sebuah destinasi terkenal di Itali runtuh gara-gara cuaca yang melanda wilayah ini dalam beberapa waktu belakangan. 
Ringkasan Berita:
  • Lengkungan batu romantis Lovers’ Arch di Italia runtuh akibat cuaca ekstrem yang dipicu badai Oriana. 
  • Situs wisata yang dipercaya membawa cinta abadi bagi pasangan itu selama ini menjadi destinasi romantis populer dunia. 
  • Peristiwa ini menjadi pukulan besar bagi pariwisata dan masyarakat setempat.

 

TRIBUNGORONTALO.COM — Sebuah destinasi wisata alam romantis di Italia yang dikenal sebagai “Lovers’ Arch” runtuh akibat cuaca ekstrem yang terjadi tepat pada Hari Valentine.

Peristiwa ini menjadi pukulan besar bagi sektor pariwisata setempat.

Lengkungan batu yang berada di kawasan Faraglioni di Sant’Andrea, wilayah Puglia, sebelumnya menjadi daya tarik utama bagi pasangan yang mempercayai legenda cinta abadi.

Kini, lengkungan tersebut berubah menjadi tumpukan batu dan tanah setelah diterjang cuaca buruk.

Selama berabad-abad, lokasi tersebut dikenal luas karena mitos yang menyebut pasangan yang berciuman di bawah lengkungan batu akan memiliki cinta yang abadi.

Tempat itu juga menjadi lokasi favorit untuk melamar pasangan, ciuman pertama, hingga berbagai momen romantis lainnya di kawasan pesisir Salento, yang dikenal sebagai “tumit sepatu” Italia.

Wali Kota Melendugno, Maurizio Cisternino, menyebut runtuhnya ikon wisata tersebut sebagai “hadiah Hari Valentine yang tidak diinginkan”.

Ia menegaskan kejadian ini menjadi pukulan be

rat bagi daerah serta sektor pariwisata, bahkan menyebutnya sebagai “pukulan bagi hati masyarakat”.

Kerusakan situs bersejarah itu pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas pada Minggu pagi.

Dugaan sementara menyebutkan lengkungan batu runtuh akibat dampak badai Oriana yang membawa cuaca ekstrem selama beberapa hari terakhir.

Presiden wilayah Puglia, Antonio Decaro, menjelaskan bahwa proses alam memang dapat mempercepat kerusakan struktur batuan, terutama ketika dipicu fenomena meteorologi ekstrem seperti sisa dampak badai tersebut.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran terhadap kelestarian situs wisata alam bersejarah di kawasan pesisir Italia yang selama ini menjadi magnet wisata romantis dunia.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Februari 2026 (1 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:22
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved