Jumat, 6 Maret 2026

Lipsus Harga Beras

Harga Beras Naik, Warga Gorontalo Pilih Beras Jagung hingga Umbi-umbian

Warga Gorontalo menjadikan beras jagung sebagai bahan pangan alternatif akibat naiknya harga beras. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Harga Beras Naik, Warga Gorontalo Pilih Beras Jagung hingga Umbi-umbian
TRIBUNGORONTALO/JEFRI POTABUGA
HARGA BERAS-- Potret beras yang dijual pedagang di Pasar Liluwo Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Rabu (23/7/2025). 

Namun, ia menilai kualitas beras lokal masih belum bisa bersaing.

“Sebelumnya itu per koli hanya Rp 650 ribu. Sekarang sudah naik jadi Rp 820 ribu. Menurut saya, ini karena panen di Kabupaten Gorontalo masih kurang, dan kualitas beras lokal juga masih di bawah,” jelasnya.

Eman (57), warga Kelurahan Dunggaluwa, Kecamatan Limboto, berharap pemerintah segera turun tangan.

“Harga beras ini kasihan, sangat mencekik masyarakat ekonomi ke bawah. Harapannya dari pemerintah provinsi dan kabupaten bisa atasi masalah ini dengan cepat,” ujarnya.

Eman menduga kenaikan harga beras dipengaruhi banyak faktor, mulai dari pengelolaan pertanian hingga kondisi cuaca. Ia berharap langkah konkret seperti operasi pasar murah segera dilakukan.

“Sebelum harga bahan pokok naik lebih jauh, pemerintah harus bergerak. Bisa dengan pasar murah atau solusi lain, supaya masyarakat tidak makin terbebani,” tutup Eman. (*/Jefri/TribunGorontalo) 

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved