Rabu, 4 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

41 Pesawat Pengebom Militer Rusia Dihancurkan Ukraina, Terungkap Taktik Berani Gunakan 117 Drone

Terungkap taktik Ukraina menghancurkan 41 pesawat militer Rusia termasuk pesawat pengebom nuklir.

Tayang:
Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto 41 Pesawat Pengebom Militer Rusia Dihancurkan Ukraina, Terungkap Taktik Berani Gunakan 117 Drone
DINAS KEAMANAN RUSIA via NEW YORK POST
PESAWAT RUSIA DIHANCURKAN - Tangkapan layar dari video drone Ukraina yang menghancurkan 41 pesawat Rusia pada Minggu (1/6/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Terungkap taktik Ukraina menghancurkan 41 pesawat militer Rusia termasuk pesawat pengebom nuklir.

Ukraina menghancurkan pesawat tersebut menggunakan serangan drone jenis first-person view (FPV) atau pesawat nirawak (drone) secara besar-besaran.

Serangan ini disebut-sebut menargetkan pangkalan udara milik Presiden Vladimir Putin yang berada jauh di dalam wilayah Rusia.

Sumber keamanan di Kyiv pada Minggu (1/6/2025) melaporkan kepada Kyiv Independent bahwa misi ini, yang dilakukan oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menggunakan drone jenis first-person view (FPV), berhasil menghantam 41 pesawat pengebom berat Rusia.

Serangan ini terjadi di empat lapangan udara terpisah yang berlokasi ribuan kilometer dari perbatasan Ukraina.

Menurut laporan yang dikutip New York Post, drone yang digunakan dalam operasi ini diselundupkan ke dalam Rusia dengan cara disembunyikan di dalam truk.

 Pesawat-pesawat Rusia yang hancur dalam serangan tersebut mencakup pesawat pengebom nuklir TU-95 “Bear”, pesawat pengebom serang cepat TU-22 “Backfire”, dan jet komando serta kontrol A-50 “Mainstay”.

Salah satu pangkalan yang diserang berlokasi di wilayah Irkutsk, Siberia, yang jaraknya hampir 2.500 mil (sekitar 4.023 kilometer) dari Ukraina.

Serangan lain juga terjadi di Murmansk di Lingkaran Arktik, Ryazan di tenggara Moskwa, dan Ivanovo di timur laut ibu kota Rusia.

Operasi yang diberi nama sandi "Web" ini dilaporkan membutuhkan waktu sekitar 18 bulan perencanaan.

Jika rincian ini terkonfirmasi, serangan tersebut akan menjadi pukulan telak bagi upaya Moskwa untuk melancarkan serangan rudal jarak jauh ke kota-kota di Ukraina.

"SBU pertama-tama mengangkut drone FPV ke Rusia, kemudian di wilayah Federasi Rusia, drone-drone itu disembunyikan di bawah atap kabin kayu bergerak, yang sudah ditempatkan di truk," kata sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya.

Sumber tersebut melanjutkan, "Pada saat yang tepat, atap kabin dibuka dari jarak jauh, dan drone-drone itu terbang untuk menyerang pesawat pengebom Rusia."

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Rusia mengenai klaim serangan dan kerusakan pesawat yang disebutkan oleh Ukraina.

Sudah Disiapkan 1,5 Tahun

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved