Jumat, 24 April 2026

Perang Rusia Ukraina

Serangan Besar Rusia Tewaskan 4 Orang di Kyiv, Ukraina Minta Dunia Bertindak Tegas

Serangan udara besar-besaran Rusia yang terjadi sepanjang malam menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 20 lainnya di ibu kota Ukraina, Kyiv, Ju

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Serangan Besar Rusia Tewaskan 4 Orang di Kyiv, Ukraina Minta Dunia Bertindak Tegas
REUTERS/Gleb Garanich
SERANGAN RUSIA - Api dan asap mengepul setelah serangan pesawat nirawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 6 Juni 2025. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Serangan udara besar-besaran Rusia yang terjadi sepanjang malam menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 20 lainnya di ibu kota Ukraina, Kyiv, Jumat (6/6/2025).

Serangan ini disebut sebagai salah satu yang paling masif selama tiga tahun invasi Rusia ke Ukraina, dengan lebih dari 400 drone dan 44 rudal ditembakkan ke sedikitnya enam wilayah.

Juru bicara Angkatan Udara Ukraina, Yurii Ihnat, mengatakan serangan tersebut melibatkan rudal balistik dan jelajah, serta drone penyerang dan umpan. Ukraina mengklaim telah menembak jatuh sekitar 30 rudal dan hingga 200 drone.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022, kota-kota di negara tersebut rutin menjadi sasaran serangan. PBB mencatat lebih dari 12.000 warga sipil telah tewas akibat perang.

Meski diplomasi internasional yang dipimpin Amerika Serikat telah menghadirkan dua putaran negosiasi damai, belum ada kemajuan berarti.

Ukraina menawarkan gencatan senjata 30 hari tanpa syarat dan pertemuan langsung antara Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Vladimir Putin, namun Moskow menolak.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa ia akan membalas serangan jarak jauh Ukraina terhadap pangkalan udara Rusia pada Minggu lalu.

Trump sendiri memicu kontroversi dengan menyatakan bahwa mungkin lebih baik membiarkan kedua negara “berperang dulu” sebelum membahas perdamaian.

Kondisi Kyiv Mencekam, Tiga Petugas Tewas Saat Bertugas

Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melaporkan sejumlah ledakan hebat terjadi selama beberapa jam di ibu kota.

Puing-puing dari serangan udara memicu kebakaran di berbagai distrik. Metro kota juga terdampak, dengan jalur antara dua stasiun mengalami kerusakan.

Tiga petugas penyelamat dilaporkan tewas saat tengah mengevakuasi warga dan memadamkan api di lokasi serangan.

“Mereka bekerja di bawah hujan tembakan untuk menyelamatkan nyawa,” demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri Ukraina.

Seorang remaja berusia 14 tahun, Vitalina Vasylchenko, menggambarkan momen menegangkan saat ia berlindung bersama adiknya dan ibunya di garasi bawah tanah. “Aku dengar suara dengungan, lalu ledakan besar. Aku pikir itu akhir hidupku,” ucapnya dalam keadaan masih terguncang.

Ukraina Minta Dunia Bertindak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved