Jumat, 17 April 2026

Berita Internasional

Viral Video AI Bergaya Lego Sindir Amerika, Akun YouTube Mendadak Dihapus

Sebuah kelompok media pro-Iran bernama Explosive Media, yang dikenal menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memproduksi video

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Viral Video AI Bergaya Lego Sindir Amerika, Akun YouTube Mendadak Dihapus
TribunGorontalo.com
KOLASE -- Dua animasi bertema lego yang dibuat oleh Explosion Mediaa untuk menyindir Amerika di perang melawan Iran. 

Ringkasan Berita:
  • Explosive Media, kelompok pro-Iran yang membuat video AI bergaya Lego, kehilangan akun YouTube karena dianggap melanggar kebijakan konten kekerasan. 
  • Konten mereka yang menyindir Donald Trump dan Amerika Serikat viral di berbagai platform dan menjadi bagian dari perang narasi digital antara Iran dan AS. 
  • Meski dibatasi, kelompok ini tetap aktif di media sosial lain dan terus memproduksi konten satir yang menarik perhatian global.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah kelompok media pro-Iran bernama Explosive Media, yang dikenal menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk memproduksi video bergaya film Lego, mengumumkan bahwa akun YouTube mereka telah ditangguhkan.

Kelompok tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan karena membuat konten satir yang menampilkan tokoh-tokoh politik Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump, dalam bentuk animasi bergaya Lego.

Baca juga: Ini Hal yang Membuat Perundingan 21 Jam Amerika dan Iran di Pakistan Gagal Total

Video-video mereka kerap menyindir kebijakan AS dan sering kali viral di berbagai platform media sosial, dengan jutaan penonton serta ribuan kali dibagikan.

Dalam pernyataannya melalui platform X pada 10 April, Explosive Media mengungkapkan bahwa akun YouTube mereka kembali dihapus dengan alasan pelanggaran konten kekerasan.

Mereka mempertanyakan keputusan tersebut, dengan menyebut bahwa animasi bergaya Lego yang mereka buat sulit dikategorikan sebagai konten berbahaya secara nyata.

Meski demikian, kelompok tersebut mengklaim masih aktif di berbagai platform lain seperti X, Instagram, TikTok, Telegram, dan UpScrolled.

Mereka menegaskan bahwa distribusi konten tetap berjalan meskipun mengalami pembatasan di YouTube.

Konten-konten Explosive Media umumnya berisi satire politik yang menampilkan Amerika Serikat dalam sudut pandang kritis.

Dalam salah satu video yang dirilis pada akhir Maret dan menyebar luas di kanal pro-Iran serta Rusia, versi Lego dari Donald Trump digambarkan berada dalam tekanan di dalam Oval Office, sementara aksi demonstrasi berlangsung di luar gedung. Video tersebut merujuk pada aksi protes “No King” yang terjadi di berbagai wilayah AS.

Dalam video lain, tokoh Trump digambarkan dalam berbagai situasi yang menyoroti konflik geopolitik, termasuk skenario di mana pasukan Iran dan sekutunya mengungguli kekuatan militer Amerika Serikat dan Israel.

Visualisasi tersebut mencakup serangan rudal, perang siber, hingga penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital perdagangan energi dunia.

Konten terbaru mereka bahkan menampilkan Trump sebagai sosok badut yang berdiri di depan cermin, dengan tulisan “Look into the mirror”.

Penggambaran ini dinilai sebagai bentuk sindiran tajam terhadap kepemimpinan dan kebijakan AS.

Penghapusan akun YouTube Explosive Media diduga tidak lepas dari konten-konten tersebut yang dinilai provokatif dan berpotensi melanggar kebijakan platform.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved