Berita Internasional
Putin Tolak Bertemu Zelensky, Sebut Tak Ada Gunanya di Tengah Perang Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menutup peluang bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di tengah perang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-Yoonhap.jpg)
Ringkasan Berita:
- Presiden Rusia Vladimir Putin menolak usulan pertemuan langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang disampaikan melalui surat terbuka.
- Putin menilai kondisi saat ini belum mendukung dialog tatap muka dan kembali menolak gagasan gencatan senjata sementara.
- Dalam forum ekonomi di St. Petersburg, Putin juga mengkritik sanksi Barat dan menegaskan ekonomi Rusia tetap stabil di tengah konflik yang berlangsung.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menutup peluang bertemu langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di tengah perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.
Pernyataan itu disampaikan Putin saat berbicara dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, Jumat (5/6/2026), sehari setelah Zelensky mengirim surat terbuka yang mengusulkan dialog tatap muka untuk membahas konflik kedua negara.
Alih-alih menyambut usulan tersebut, Putin justru mempertanyakan keseriusan langkah yang diambil pemimpin Ukraina itu.
Menurut Putin, isi surat yang dikirim Zelensky tidak menciptakan suasana yang mendukung perundingan, melainkan berpotensi memperburuk hubungan kedua pihak.
Baca juga: TNI Bantah Kerahkan Intel untuk Awasi Aktivis, Respons Dugaan Pengintaian Islah Bahrawi
“Apakah itu cara untuk menciptakan kondisi bagi pertemuan dan pembicaraan pribadi, atau justru menciptakan suasana yang membuat pertemuan seperti itu mustahil dilakukan? Saya pikir yang kedua,” kata Putin.
Ia bahkan menyebut surat terbuka tersebut sebagai tindakan yang tidak pantas.
Presiden Rusia itu mengungkapkan bahwa sebelumnya ada seorang pengusaha Rusia yang berkunjung ke Kyiv dan menyampaikan secara langsung keinginan Zelensky untuk bertemu dengannya.
Meski mengetahui usulan tersebut, Putin menegaskan belum melihat manfaat dari pertemuan langsung dalam waktu dekat.
Salah satu alasan yang dikemukakan adalah serangan drone yang terjadi di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia pada Mei lalu.
Moskow menuding serangan tersebut dilakukan Ukraina dan menyebabkan puluhan korban jiwa maupun luka-luka.
Penolakan Putin muncul di tengah dorongan sejumlah pihak agar kedua pemimpin negara yang berperang itu membuka jalur komunikasi langsung.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyatakan pertemuan antara Putin dan Zelensky akan menjadi perkembangan positif bagi upaya mengakhiri konflik.
Namun hingga kini, perbedaan pandangan antara Moskow dan Kyiv masih menjadi penghalang utama.
Putin kembali menegaskan bahwa Rusia tidak mendukung penghentian perang secara sementara melalui gencatan senjata jangka pendek.
Menurutnya, yang dibutuhkan adalah penyelesaian menyeluruh yang menghasilkan kesepakatan permanen.
Berita Internasional Terkini
Berita Internasional
Vladimir Putin
Serangan Besar Rusia
Ukraina
Volodymyr Zelensky
| AS dan Iran Masih Negosiasi Diam-Diam, Taiwan Kena Imbas Penundaan Senjata |
|
|---|
| Zaskia Putri Salurante Karateka Asal Gorontalo Raih Medali Emas di WKF Youth League Filipina |
|
|---|
| Tiga Kapal Perang AS Diserang di Selat Hormuz, Amerika Langsung Balas Serangan Iran |
|
|---|
| Trump Ultimatum Iran Usai Serang Kapal Perang AS di Hormuz |
|
|---|
| Presiden Amerika Donald Trump Tolak Proposal Damai Iran, Garda Revolusi Beri Peringatan Keras |
|
|---|