Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Internasional

Tiga Kapal Perang AS Diserang di Selat Hormuz, Amerika Langsung Balas Serangan Iran

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah militer AS mengklaim menggagalkan serangan Iran di Selat Hormuz pada 7 Mei 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tiga Kapal Perang AS Diserang di Selat Hormuz, Amerika Langsung Balas Serangan Iran
TribunGorontalo.com
WARZONE -- CENTCOM melindungi kapal perang AS yang melintasi Selat Hormuz. Kredit foto: Komando Pusat AS 

Ringkasan Berita:
  • Militer Amerika Serikat mengklaim berhasil menggagalkan serangan Iran saat tiga kapal perang Angkatan Laut AS melintas di Selat Hormuz pada 7 Mei 2026.
  • Pasukan AS kemudian melancarkan serangan balasan yang menyasar lokasi peluncuran rudal dan drone milik Iran di wilayah pesisir selatan negara itu.
  • Ketegangan terbaru ini memicu ancaman runtuhnya gencatan senjata yang selama beberapa pekan terakhir menjaga situasi tetap relatif tenang di Teheran.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah militer AS mengklaim menggagalkan serangan Iran di Selat Hormuz pada 7 Mei 2026.

Dalam pernyataan Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) yang dirilis Kamis malam, disebutkan tiga kapal perusak Angkatan Laut AS tengah melintasi jalur perairan internasional tersebut menuju Teluk Oman.

Ketiga kapal itu yakni USS Truxtun (DDG 103), USS Rafael Peralta (DDG 115), dan USS Mason (DDG 87).

Menurut pihak AS, pasukan Iran meluncurkan sejumlah rudal, drone, dan kapal kecil ke arah armada tersebut.

“Tidak ada kapal AS yang mengalami kerusakan,” demikian pernyataan militer AS.

CENTCOM menyebut pihaknya kemudian melakukan serangan balasan dengan menghancurkan ancaman yang mendekat serta menyerang target-target militer Iran yang dianggap bertanggung jawab atas serangan itu.

Target yang diserang meliputi lokasi peluncuran rudal dan drone, pusat komando dan kendali, hingga fasilitas intelijen dan pengawasan.

Meski demikian, AS mengklaim tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut dan menyatakan tetap berada dalam posisi defensif untuk melindungi pasukannya.

Di sisi lain, Angkatan Bersenjata Iran menuduh AS melakukan serangan “tanpa provokasi” saat kapal-kapal perang tersebut melintas di Selat Hormuz.

Iran juga menyebut militer AS melancarkan serangan udara ke Pulau Qeshm dan dua kota lain di pesisir selatan negara itu.

Selain itu, media Iran melaporkan sebuah kapal tanker minyak Iran yang menuju Selat Hormuz ikut menjadi sasaran serangan.

Ledakan juga dilaporkan terdengar di Tehran pada Kamis malam.

Kantor berita pemerintah IRNA menyebut dua ledakan besar terjadi di wilayah barat Teheran disertai aktivasi sistem pertahanan udara.

Sejumlah warga mengaku terbangun akibat suara ledakan yang mengguncang rumah mereka dan memicu kepanikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved