Berita Internasional
Tiga Kapal Perang AS Diserang di Selat Hormuz, Amerika Langsung Balas Serangan Iran
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah militer AS mengklaim menggagalkan serangan Iran di Selat Hormuz pada 7 Mei 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/WARZONE-CENTCOM-melindungi-kapal-perang-AS.jpg)
Ringkasan Berita:
- Militer Amerika Serikat mengklaim berhasil menggagalkan serangan Iran saat tiga kapal perang Angkatan Laut AS melintas di Selat Hormuz pada 7 Mei 2026.
- Pasukan AS kemudian melancarkan serangan balasan yang menyasar lokasi peluncuran rudal dan drone milik Iran di wilayah pesisir selatan negara itu.
- Ketegangan terbaru ini memicu ancaman runtuhnya gencatan senjata yang selama beberapa pekan terakhir menjaga situasi tetap relatif tenang di Teheran.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah militer AS mengklaim menggagalkan serangan Iran di Selat Hormuz pada 7 Mei 2026.
Dalam pernyataan Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) yang dirilis Kamis malam, disebutkan tiga kapal perusak Angkatan Laut AS tengah melintasi jalur perairan internasional tersebut menuju Teluk Oman.
Ketiga kapal itu yakni USS Truxtun (DDG 103), USS Rafael Peralta (DDG 115), dan USS Mason (DDG 87).
Menurut pihak AS, pasukan Iran meluncurkan sejumlah rudal, drone, dan kapal kecil ke arah armada tersebut.
“Tidak ada kapal AS yang mengalami kerusakan,” demikian pernyataan militer AS.
CENTCOM menyebut pihaknya kemudian melakukan serangan balasan dengan menghancurkan ancaman yang mendekat serta menyerang target-target militer Iran yang dianggap bertanggung jawab atas serangan itu.
Target yang diserang meliputi lokasi peluncuran rudal dan drone, pusat komando dan kendali, hingga fasilitas intelijen dan pengawasan.
Meski demikian, AS mengklaim tidak menginginkan eskalasi lebih lanjut dan menyatakan tetap berada dalam posisi defensif untuk melindungi pasukannya.
Di sisi lain, Angkatan Bersenjata Iran menuduh AS melakukan serangan “tanpa provokasi” saat kapal-kapal perang tersebut melintas di Selat Hormuz.
Iran juga menyebut militer AS melancarkan serangan udara ke Pulau Qeshm dan dua kota lain di pesisir selatan negara itu.
Selain itu, media Iran melaporkan sebuah kapal tanker minyak Iran yang menuju Selat Hormuz ikut menjadi sasaran serangan.
Ledakan juga dilaporkan terdengar di Tehran pada Kamis malam.
Kantor berita pemerintah IRNA menyebut dua ledakan besar terjadi di wilayah barat Teheran disertai aktivasi sistem pertahanan udara.
Sejumlah warga mengaku terbangun akibat suara ledakan yang mengguncang rumah mereka dan memicu kepanikan.
Perang Amerika Iran
kapal perang Amerika
Selat Hormuz ditutup
Selat Hormuz
Perang Iran
Berita Internasional
| Trump Ultimatum Iran Usai Serang Kapal Perang AS di Hormuz |
|
|---|
| Presiden Amerika Donald Trump Tolak Proposal Damai Iran, Garda Revolusi Beri Peringatan Keras |
|
|---|
| Tenggat War Powers Habis, Gedung Putih Klaim Konflik dengan Iran Sudah Berakhir |
|
|---|
| Tim Cook Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok CEO Baru Apple |
|
|---|
| Prabowo Minta Pidatonya Tanpa Liputan, Wartawan Diminta Keluar Ruangan |
|
|---|