Perang Rusia Ukraina

Ukraina Bombardir 4 Pangkalan Udara Rusia, 41 Pesawat Militer Hancur Lebur

Serangan udara Ukraina membombardir empat pangkalan udara milik Rusia.

Editor: Fadri Kidjab
AFR/New York Post
SERANGAN UKRAINA -- Tangkapan layar dari video drone Ukraina yang menghancurkan 41 pesawat Rusia pada Minggu (1/6/2025).(Sumber Foto: AFR/DINAS KEAMANAN RUSIA via NEW YORK POST) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Serangan udara Ukraina membombardir empat pangkalan udara milik Rusia.

Melansir pemberitaan media Prancis, Le Monde, sebanyak 41 pesawat militer Rusia luluh lantak.

Dalam rekaman video yang beredar, tampak api dan asap hitam membumbung tinggi.

Hanya saja, saat ini belum dapat diverifikasi apakah video tersebut terbukti benar adanya.

Seorang sumber di Dinas Keamanan Ukraina (SBU), mengatakan serangan itu mengenai 41 pesawat Rusia yang digunakan untuk "mengebom desa-desa Ukraina".

"Tiga puluh empat persen pembawa rudal jelajah strategis di lapangan udara utama Federasi Rusia terkena serangan," ungkap SBU lewat Telegram.

Buntut serangan itu, Rusia diperkirakan telah merugi hingga 7 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp114 triliun.

Dikutip dari AFR, serangan Ukraina itu menggunakan drone bermuatan bahan peledak.

Setidaknya, termasuk pesawat A-50, Tu-95, dan Tu-22M, hancur buntut serangan itu, kata seorang pejabat Ukraina.

 Sebagai informasi, Rusia sebelumnya telah menggunakan pesawat pembom jarak jauh Tupolev Tu-95 dan Tu-22 untuk meluncurkan rudal ke Ukraina.

Sementara, A-50 digunakan untuk mengoordinasikan target atau mendeteksi pertahanan udara serta rudal berpemandu.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, memuji "hasil yang benar-benar cemerlang" dari operasi tersebut.

Zelensky merinci operasi itu, dengan mengatakan operasi tersebut berlangsung "satu tahun, enam bulan, dan sembilan hari sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan yang efektif."

"Operasi jarak jauh kami. Orang-orang kami yang terlibat dalam persiapan operasi ditarik dari wilayah Rusia tepat waktu," ujarnya.

Di waktu yang bersamaan, Moskow juga melancarkan salah satu serangan drone dan rudal terpanjangnya terhadap Kyiv, tepatnya pusat pelatihan militer.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved