Senin, 16 Maret 2026

Festival Maleo Gorontalo

21 Ribu Anak Burung Maleo Dilepasliarkan di Kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Gorontalo

Bagus Tri Nugroho, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Balai TNBNW, mengungkapkan hal ini saat berbincang dengan TribunGorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 21 Ribu Anak Burung Maleo Dilepasliarkan di Kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Gorontalo
DOC TNBNW
Pelepasan Burung Maleo Senkawor oleh turis asing pengunjung Taman Nasional Bogani Nani Wartabone. 

"Kawasan konservasi di Gorontalo sering kali terdampak banjir akibat luapan Sungai Bone, yang berpotensi mengancam habitat maleo," katanya.

Melihat tantangan-tantangan tersebut, pihak taman nasional berusaha keras untuk melibatkan masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian burung maleo.

Edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga maleo dari ancaman kepunahan terus dilakukan. 

"Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat agar kita bisa menjaga populasi maleo tetap lestari," pungkas Bagus.

Festival Maleo Gorontalo

Festival Maleo Gorontalo kembali berlangsung di kawasan indah Danau Perintis pada 15-17 November 2024 nanti.

Dengan rangkaian kegiatan yang semakin variatif dan edukatif, festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian Maleo, satwa endemik khas Gorontalo yang terancam punah, sambil menyajikan berbagai hiburan menarik.

Festival Maleo Gorontalo 2024 menawarkan beragam kegiatan, mulai dari Workshop Maleo, pertunjukan kesenian, pameran, hingga pertunjukan seni budaya.

Selain itu, acara ini juga menjadi wadah edukasi lingkungan, penguatan program UMKM, dan promosi produk lokal Gorontalo.

Agenda ini untuk menciptakan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada publik yang lebih luas.

Empat lomba menarik turut meramaikan Festival Maleo Gorontalo 2024: Lomba Foto, Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, dan yang paling dinanti, Lomba Dayung Perahu.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango, Yudiawan Maksum, selaku panitia PIC Bone Bolango, menjelaskan bahwa lomba-lomba ini dirancang untuk menambah daya tarik festival serta meningkatkan partisipasi warga.

Khususnya, Yudiawan berharap Lomba Dayung Perahu akan menarik antusiasme besar dari masyarakat.

Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 30 Oktober dan akan berakhir pada 13 November 2024.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved