Festival Maleo Gorontalo
Agenda Festival Maleo Gorontalo 2024 di Danau Perintis, Ada Pesta Seni, Edukasi Serta Konservasi
Dengan rangkaian kegiatan yang semakin variatif dan edukatif, festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian Maleo,
Penulis: Faisal Husuna | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapal-tembaga-di-Danau-Perintis.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango - Festival Maleo Gorontalo kembali berlangsung di kawasan indah Danau Perintis pada 15-17 November 2024 nanti.
Dengan rangkaian kegiatan yang semakin variatif dan edukatif, festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pelestarian Maleo, satwa endemik khas Gorontalo yang terancam punah, sambil menyajikan berbagai hiburan menarik.
Festival Maleo Gorontalo 2024 menawarkan beragam kegiatan, mulai dari Workshop Maleo, pertunjukan kesenian, pameran, hingga pertunjukan seni budaya.
Selain itu, acara ini juga menjadi wadah edukasi lingkungan, penguatan program UMKM, dan promosi produk lokal Gorontalo.
Agenda ini untuk menciptakan kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada publik yang lebih luas.
Empat lomba menarik turut meramaikan Festival Maleo Gorontalo 2024: Lomba Foto, Lomba Mewarnai, Lomba Menggambar, dan yang paling dinanti, Lomba Dayung Perahu.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango, Yudiawan Maksum, selaku panitia PIC Bone Bolango, menjelaskan bahwa lomba-lomba ini dirancang untuk menambah daya tarik festival serta meningkatkan partisipasi warga.
Khususnya, Yudiawan berharap Lomba Dayung Perahu akan menarik antusiasme besar dari masyarakat.
Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 30 Oktober dan akan berakhir pada 13 November 2024.
Bagi warga yang berminat, pendaftaran bisa dilakukan di Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango.
Festival ini juga menjadi bukti kolaborasi kuat antara Pariwisata Provinsi Gorontalo, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone Bolango, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), Wildlife Conservation Society (WCS), Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Gorontalo.
Melalui kerja sama ini, Festival Maleo Gorontalo berfungsi sebagai langkah konkret pelestarian Maleo sekaligus pengembangan sektor pariwisata.
Dalam Festival Maleo Gorontalo 2024, sebuah Workshop Maleo akan diselenggarakan dengan melibatkan akademisi, pelaku industri pariwisata, serta NGO dari Gorontalo.
Tak hanya itu, workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Nimo Highland, Bandung.
Diskusi mendalam dan saintifik seputar konservasi Maleo serta potensinya di sektor pariwisata akan menjadi topik utama.