Kebakaran di Gorontalo
5 Fakta Kebakaran Rumah di Huangobotu Gorontalo, Korban Nyaris Terobos Api
Kebakaran hebat melanda rumah warga Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, pada Senin sore (23/3/2026).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KORBAN-Asma-Musa-daster-merah-tampak-shock-melihat-rumahnya-terbakar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah milik tiga kepala keluarga (Asma Musa, Irwan Husna, dan Hendriyanto Hunowu) pada Senin sore (23/3/2026)
- Pemilik rumah, Asma Musa, sempat mengalami syok berat hingga nyaris menerobos kobaran api sebelum akhirnya ditenangkan oleh warga
- Tim Damkar mengerahkan tiga unit armada, namun sempat terhambat oleh kendaraan warga yang parkir di bahu jalan menuju lokasi. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas menerapkan strategi pendinginan
TRIBUNGORONTALO.COM – Kebakaran hebat melanda rumah warga Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Senin sore (23/3/2026).
Peristiwa ini tidak hanya menyisakan kerugian materi, tetapi juga momen-momen dramatis yang terekam di lokasi kejadian.
Berdasarkan data TribunGorontalo.com, terdapat lima fakta utama yang merangkum kronologi serta suasana mencekam saat api mengamuk.
Berikut adalah 5 fakta kebakaran di Huangobotu Gorontalo yang perlu Anda ketahui, Tribunners.
1. Korban Nyaris Terobos Api karena Syok
Fakta pertama yang paling menggetarkan hati adalah aksi nekat salah satu korban pemilik rumah, Asma Musa.
Saat api masih berkobar hebat melahap bangunan miliknya, Asma tampak kehilangan kendali atas emosinya.
Di tengah kepulan asap hitam yang tebal, ia berusaha mendekat bahkan hampir menerobos masuk ke dalam rumahnya yang terbakar.
Aksi tersebut diduga dilakukan karena rasa syok yang luar biasa melihat tempat tinggalnya hangus dalam sekejap. Beruntung, warga yang berada di sekitar lokasi bertindak sigap dengan menahan tubuh Asma agar tidak melakukan tindakan berbahaya.
Petugas pemadam kebakaran yang sedang berjibaku juga sempat teralihkan perhatiannya karena aksi nekat korban tersebut.
Asma akhirnya berhasil ditarik menjauh dari titik panas oleh warga setempat yang terus menenangkannya.
Setelah itu, suasana berubah menjadi haru saat Asma menangis histeris meratapi musibah yang menimpanya. Kondisinya yang sangat lemah membuatnya harus dipapah oleh warga untuk mencari tempat perlindungan yang lebih aman.
Cucunya pun terlihat terus mendampingi di sampingnya, mencoba memberikan kekuatan di tengah situasi sulit tersebut.
2. Kepanikan Melanda Penghuni Kos di Sekitar Lokasi
Fakta kedua berkaitan dengan dampak sosial yang ditimbulkan akibat kebakaran di kawasan padat tersebut.
Tepat di samping rumah yang terbakar, terdapat bangunan kos yang dihuni oleh banyak orang.