Selasa, 24 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

5 Fakta Kebakaran Rumah di Huangobotu Gorontalo, Korban Nyaris Terobos Api

Kebakaran hebat melanda rumah warga Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, pada Senin sore (23/3/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 5 Fakta Kebakaran Rumah di Huangobotu Gorontalo, Korban Nyaris Terobos Api
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
KEBAKARAN RUMAH -- Asma Musa (daster merah) tampak shock melihat rumahnya terbakar. Sebelumnya ia nekat menerobos rumah yang dalam kondisi terbakar. Beruntung ditahan saudaranya. Simak fakta-fakta seputar peristiwa tersebut. 

Begitu api terlihat membesar, para penghuni kos tersebut langsung berhamburan keluar karena rasa takut yang luar biasa.

Ruli Ahmad, penghuni kos, menceritakan bahwa situasi saat itu benar-benar kacau dan tidak terduga. Ia mengaku tidak merasakan tanda-tanda awal seperti bau asap sebelum akhirnya diberitahu oleh orang lain.

"Ada yang kasih tahu kalau api sudah besar," ujar Ruli menggambarkan detik-detik awal kepanikan tersebut.

Setelah melihat kobaran api yang sudah sangat dekat dengan bangunan kos, mereka langsung bergerak cepat. Langkah antisipasi segera diambil dengan mengamankan barang-barang penting milik para penghuni.

Tas berisi dokumen, alat elektronik, hingga pakaian dipindahkan ke area yang dianggap tidak terjangkau api. Mereka khawatir jika arah angin berubah, api akan dengan mudah merembet ke bangunan kos yang posisinya sangat mepet.

Meskipun pada akhirnya api tidak sampai menjalar ke kos, para penghuni tetap dalam kondisi waspada tinggi.

"Untungnya tidak sampai ke sini, tapi bagian belakang belum sempat kami periksa," tambah Ruli.

Hingga proses pemadaman selesai, penghuni kos masih terlihat berjaga-jaga di depan bangunan mereka.

3. Dua Rumah Ludes Terbakar dan Data Keluarga Korban

Fakta ketiga mengenai objek yang terdampak secara langsung oleh amukan si jago merah.

Dua unit rumah dilaporkan ludes terbakar dan tidak lagi bisa ditinggali oleh para pemiliknya.

Rumah pertama yang diduga menjadi sumber api dihuni oleh dua kepala keluarga (KK).

Keluarga tersebut adalah keluarga Asma Musa dan keluarga Irwan Husna.

Anggota keluarga Irwan Husna yang terdampak meliputi istrinya, Afani T. Zubedi, serta dua anak mereka, Alpha I. Husna dan Ali I. Husna.

Sementara itu, rumah kedua yang juga hangus terbakar adalah milik Hendriyanto Hunowu.

Hendriyanto tinggal bersama istrinya, Sandra Gani, serta dua orang anak mereka, Srih Jihan Hunowu dan Jibran Hunowu.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved