Kamis, 5 Maret 2026

Berita Boalemo

Lubang Besar di Depan Pasar Tilamuta Boalemo Gorontalo, Warga Kira Hanya Genangan Air

Lubang besar di Jalan Trans Sulawesi, Depan Pasar Tradisional Tilamuta, Boalemo Provinsi Gorontalo membahayakan pengendara yang lewat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Lubang Besar di Depan Pasar Tilamuta Boalemo Gorontalo, Warga Kira Hanya Genangan Air
TRIBUNGORONTALO/NAWIRISLIM
Lubang besar di Jalan depan pasar Tilamuta, Boalemo, Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Lubang besar di Jalan Trans Sulawesi, Depan Pasar Tradisional Tilamuta, Boalemo Provinsi Gorontalo membahayakan pengendara yang lewat

Pasalnya jalan tersebut memiliki lubang besar dengan diameter panjang tiga meter dan lebar sekitar delapan meter.

Apabila hujan, lubang tersebut akan tergenang air dan banyak sekali masyarakat yang terjatuh saat melewati jalan tersebut.

"Saya tadi sempat terkecoh, saya pikir hanya genangan air tapi ternyata ada lubang, kalau saya melaju mungkin sudah celaka," ungkap Musidin kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (25/5/2025).

Musidin menambahkan sempat meminta kepada masyarakat untuk membuat palang agar tidak terjadi kecelakaan.

"Saya memberi tahu kepada pemilik toko untuk meminjam tempat coca-cola untuk dijadikan palang. Walaupun demikian, masih banyak juga yang terjebak karena kurang fokus," lanjutnya.

Adrian Bobihu pengendara mobil mengatakan dia nyaris masuk ke lubang tersebut

"Saya mau ke Sulawesi Tengah untuk mengantarkan penumpang dan hampir saja menabrak palang tersebut, untungnya masih ada jalur lebar di sebelah kiri dari palang tersebut, jadi saya langsung banting setir," ungkapnya.

Kata Adrian, siang hari saja palang tersebut susah untuk dilihat.

"Kalau malam takutnya malah langsung ditabrak, sudah menabrak palang, terkena lubang, bisa hancur itu mobil," ujarnya.

"Ya apapun itu, semoga tidak ada korban itu saja," lanjutnya.

Adrian mengharapkan ada perbaikan mengenai jalan tersebut.

"Semoga jalan tersebut bisa cepat diperbaiki saja, kasihan jika terjadi laka lantas siapa yang mau disalahkan dan siapa yang mau bertanggung jawab," tutupnya. (*/Nawir)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved