Berita Boalemo

Kronologi Kecelakaan Maut di Boalemo Gorontalo, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Jumat (

Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
KECELAKAAN - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Jumat (11/7/2025) sekitar pukul 04.00 Wita. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo — Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Jumat (11/7/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.

Peristiwa nahas ini melibatkan dua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan dan menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun Tribun Gorontalo dari pihak kepolisian menyebutkan, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Sonic dan mobil pick up Daihatsu Grand Max.

Kapolsek Paguyaman, Iptu Juwari, membenarkan insiden ini dan mengungkapkan identitas korban meninggal dunia bernama Ahmad Domili (27), warga Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

“Korban mengendarai Honda Sonic dari arah Desa Wonggahu menuju Kota Gorontalo. Dari arah berlawanan datang mobil pick up Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Regi Dasinsingon (38), warga Desa Babo, Kecamatan Sang Tombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara,” jelas Iptu Juwari.

Benturan antara kedua kendaraan terjadi cukup keras di jalur utama Trans Sulawesi yang dikenal padat dengan lalu lintas kendaraan barang dan kendaraan pribadi. Waktu kejadian yang masih dini hari diduga turut memengaruhi konsentrasi pengendara.

“Benturan terjadi di jalur utama Trans Sulawesi Desa Wonggahu. Kami menduga salah satu pengendara lengah dan kurang hati-hati. Kondisi lalu lintas yang sepi pada jam-jam tertentu sering membuat pengendara terlalu percaya diri,” ungkapnya.

Akibat tabrakan tersebut, Ahmad Domili mengalami luka berat di bagian kepala. Kondisinya begitu parah hingga organ dalam otaknya berceceran di jalan. Korban sempat dievakuasi warga sekitar bersama aparat ke RSUD dr. Iwan Bokings Paguyaman, namun petugas medis menyatakan Ahmad sudah meninggal dunia sebelum sempat mendapat penanganan maksimal.

“Jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga dan kini telah dibawa ke rumah duka di Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat,” tambah Kapolsek.

Sementara itu, pengemudi mobil pick up, Regi Dasinsingon, dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Ia kini diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Boalemo.

“Yang bersangkutan sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Boalemo. Ini prosedur untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” tegas Iptu Juwari.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Unit Lantas Polsek Paguyaman, kedua kendaraan mengalami kerusakan. Honda Sonic milik korban ringsek di bagian depan dan samping kanan, sedangkan pick up Daihatsu Grand Max rusak di bagian bemper depan dan bodi sebelah kanan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp15 juta.

“Kedua kendaraan sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Tidak ada saksi mata yang melihat langsung tabrakan tersebut. Namun Adrian Hamu, warga sekitar, mengaku sempat mendengar suara benturan keras meski hanya samar.

“Karena masih pagi sekali, saya kira itu mimpi. Baru setelah dengar teriakan orang, saya sadar ada kecelakaan di luar,” kisah Adrian.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved