Penemuan Jenazah
Sempat Hilang, Bocah SD di Paguyaman Gorontalo Ditemukan Meninggal di Bibir Pantai
Harapan keluarga bisa memeluk Deis Ilato dalam kondisi hidup, pupus setelah ia ditemukan meninggal pada Minggu sore, 15 Februari 2026.
Ringkasan Berita:
- Seorang siswi SD bernama Deis Ilato ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hilang selama sehari di Desa Lito, Boalemo.
- Jenazah korban ditemukan warga di kawasan pantai yang jarang dilalui aktivitas masyarakat.
- Pihak keluarga telah menyetujui autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Harapan keluarga bisa memeluk Deis Ilato dalam kondisi hidup, pupus setelah ia ditemukan meninggal pada Minggu sore, 15 Februari 2026.
Deis Ilato, bocah perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu 14 Februari 2026, sempat membuat keluarga panik.
Deis, begitulah ia kerap dipanggil, hanya menjalankan aktivitas normalnya pada hari ia dilaporkan hilang.
Malam itu, bocah belasan tahun itu memang dilaporkan hanya pergi menyaksikan pesta di kampung tersebut, di Desa Lito, Kabupaten Boalemo.
Desa ini memang berada di pesisir selatan Gorontalo, karena itu posisi desa ini memang masuk dalam administrasi Kecamatan Paguyaman Pantai.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Gorontalo Hari Ini, Senin 16 Februari 2026: Potensi Hujan di Boalemo-Bone Bolango
Akses menuju desa ini cukup menantang, apalagi memang jaraknya 1 jam 24 menit dari pusat pemerintahan Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Jika ditempuh dari titik Kantor Bupati Boalemo, masyarakat harus melapahap jalan sepanjang 55 kilometer.
Jarak itu hanya 4 km lebih pendek jika ditempuh dari Bandara Djalaludin yang ternyata 59 km.
Di pantai desa tetangga, Desa Bubaa, jenazah Deis ditemukan tempat sehari ia dilaporkan hilang. Sore 15 Februari, jasadnya ditemukan oleh warga setempat.
Siswi SD tersebut, ditemukan tergeletak di pantai yang disebut-sebut memang jarang ada aktivitas masyarakat sekitar pukul 17.30 Wita jelang salat Magrib.
Baca juga: Nyaris Tabrak 3 Bentor, Elvia Mooduto Banting Setir hingga Mobil Terjungkal di JDS Gorontalo
Saat dihubungi, otoritas kepolisian setempat level resort menjelaskan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan penyisiran guna mendapatkan informasi terkait kematian tersebut.
Tak cuma TKP, jasad bocah itu juga saat ini telah dilarikan ke RS Bhayangkara, di Jalan Runi S Kabli, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
RS milik Polri ini jaraknya lebih jauh lagi, sekitar 2 jam atau 82 km dari lokasi desa tersebut.
Menurut Kapolsek Paguyaman Pantai, Iptu Hamid Kadir Alamri, keluarga setuju melakukan autopsi terhadap jenazah korban untuk mencari tahu penyebab bocah itu meninggal.
(*)