Kronologi Lengkap Pembunuhan Remaja 13 Tahun di Paguyaman Pantai Gorontalo, Jasad Dibuang ke Laut
Kasus pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan di Kecamatan Paguyaman Pantai akhirnya terungkap. Polisi membeberkan kronologi lengkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TKP-Lokasi-penemuan-jenazah-Desi-bocah-perempuan-yang-ditemukan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Seorang remaja perempuan berusia 13 tahun ditemukan tewas di muara sungai Desa Bubaa, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. '
- Polisi mengungkap pelaku sempat membawa korban berpindah-pindah lokasi sebelum akhirnya membunuh dan membuang jasadnya ke laut.
- Tersangka kini dijerat pasal perlindungan anak dan KUHP dengan ancaman pidana hingga 15 tahun penjara.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kasus pembunuhan terhadap seorang remaja perempuan di Kecamatan Paguyaman Pantai akhirnya terungkap.
Polisi membeberkan kronologi lengkap peristiwa yang berujung pada tewasnya RI alias Deis (13), warga Dusun Dulango, Desa Lito.
Peristiwa bermula pada Sabtu malam, 14 Februari 2026.
Sekitar pukul 20.00 Wita, tersangka Rizki Poi alias Poyo (19) berada di rumahnya bersama istri dan korban.
Saat itu, tersangka memegang pipi korban hingga membuat istrinya marah. Situasi rumah menjadi tegang.
Sekitar pukul 20.30 Wita, tersangka keluar rumah bersama korban.
Baca juga: Raih Kuliah Gratis Lewat Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Cek Syarat dan Cara Daftarnya!
Ia sempat membawa korban ke sekitar rumah seorang warga, lalu mengajaknya membeli makanan ringan dan minuman di warung yang berjarak kurang lebih 30 meter dari lokasi pesta yang tengah berlangsung malam itu.
Setelah membeli snack dan minuman, tersangka membawa korban melewati belakang panggung pesta dan duduk di bawah pohon mangga.
Di lokasi itu keduanya berbincang cukup lama.
Tak lama kemudian, kakek tersangka sempat menanyakan keberadaan korban. Namun tersangka menjawab tidak mengetahui.
Setelah situasi dianggap aman, tersangka kembali menemui korban.
Sekitar pukul 22.00 Wita, tersangka kembali mengajak korban berpindah tempat.
Mereka sempat bersembunyi di samping warung karena teman-teman korban datang mencari.
Istri tersangka juga terlihat menangis saat mencari korban.