Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-238: Pasukan Putin Serang Pembangkit Listrik Kyiv, 3 Orang Tewas
Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina, Rabu (19/10/2022): 3 orang tewas akibat serangan pasukan militer Putin ke pembangkit Listrik di Ibu Kota Kyiv
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (19/10/2022) telah berlangsung selama 238 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah Rusia mengklaim telah 'memukimkan kembali' warga sipil dari Kherson yang diduduki pasukan invasi ketika komandan militer baru Moskow menggambarkan situasi militer di wilayah selatan Ukraina itu sedang 'tegang'.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Invasi yang juga disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini memiliki tujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-237: Ibu Kota Kyiv Diserang Drone Kamikaze, 4 Warga Sipil Tewas
Konflik yang antar negara bertetangga tersebut sampai saat ini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda untuk segera berakhir.
Bahkan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyebut bahwa perang Rusia vs Ukraina dapat berlangsung hingga beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-238 perang Rusia dengan Ukraina:
- Komandan baru tentara Moskow di Ukraina mengumumkan bahwa warga sipil sedang "dimukimkan kembali" dari kota selatan Kherson yang diduduki Rusia.
Baca juga: Apa Itu Drone Kamikaze? Pesawat Tanpa Awak Buatan Iran yang Dipakai Rusia untuk Serang Ukraina
Komandan Rusia juga menggambarkan situasi militer ini sebagai "tegang".
“Musuh terus-menerus berusaha menyerang posisi pasukan Rusia,” kata Komandan Militer Rusia Sergei Surovikin dalam wawancara televisi pertamanya sejak diangkat awal bulan ini.
Surovikin menambahkan bahwa situasinya sangat sulit di sekitar Kota Kherson di Ukraina bagian selatan yang diduduki pasukan Rusia.
- Kyiv baru-baru ini memperkenalkan pemadaman berita di selatan Ukraina yang mengarah ke spekulasi bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan besar baru di Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-236: 9.000 Tentara Putin Dikerahkan di Perbatasan Belarus
“Ketika Ukraina mengalami pemadaman berita, itu berarti ada sesuatu yang terjadi. Mereka selalu melakukan ini sebelumnya ketika ada dorongan ofensif yang besar,” ujar Michael Clarke, mantan Direktur Jenderal Royal United Services Institute, mengatakan kepada Sky News.
- Orang-orang di 4 kota di wilayah Kherson dipindahkan untuk mengantisipasi "serangan skala besar", kata Vladimir Saldo selaku Kepala Kherson yang dilantik Rusia, dalam sebuah pidato video.
Kirill Stremousov, Wakil Administrator wilayah Kherson yang dilantik Rusia juga menggemakan pesan di Telegram pada Selasa (18/10/2022) malam yang berbunyi:
“Pertempuran untuk Kherson akan dimulai dalam waktu dekat. Penduduk sipil disarankan, jika mungkin, untuk meninggalkan daerah permusuhan sengit yang akan datang.”
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-234: Putin Ogah Bicara dengan Biden yang Dukung Kyiv
- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia tidak lagi melihat kebutuhan untuk mempertahankan kehadiran diplomatik di barat, lapor Daily Beast.
“Tidak ada gunanya atau keinginan untuk mempertahankan kehadiran sebelumnya di negara-negara barat. Orang-orang kami bekerja di sana dalam kondisi yang hampir tidak bisa disebut manusia,” ungkap Lavrov, menurut kantor berita Rusia Tass.
- Penasihat militer dari Korps Pengawal Revolusi Islam Iran berada di tanah Ukraina tepatnya di sebuah pangkalan militer Rusia di Krimea yang diduduki, New York Times melaporkan.
Orang-orang Iran dilaporkan telah dikerahkan untuk membantu pasukan Rusia menangani masalah dengan armada drone Shahed-136 yang dipasok Teheran.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-233: Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Lansia Tewas
Adapun nama drone itu diganti menjadi Geran-2 oleh para penyerang.
- Iran telah memperdalam komitmennya dalam memasok senjata untuk serangan Rusia di Ukraina dengan menyetujui persediaan sejumlah rudal jarak menengah, serta sejumlah besar drone murah tapi efektif, menurut pejabat keamanan Amerika Serikat dan Iran.
- Serangan udara Rusia telah menghancurkan 30 persen pembangkit listrik Ukraina sejak 10 Oktober 2022 lalu, sehingga menyebabkan pemadaman besar-besaran di seluruh negeri, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
- Serangan Rusia yang menghantam pembangkit listrik di Ibu Kota Kyiv, menewaskan sedikitnya tiga orang.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-232: Bulatkan Suara, PBB Kutuk Referendum dan Pencaplokan Putin
Tak hanya itu, pasukan Rusia juga melancarkan serangan ke infrastruktur energi di Kharkiv di timur dan Dnipro di selatan Ukraina.
Seorang pria yang berlindung di sebuah gedung apartemen di kota pelabuhan selatan Mykolaiv juga tewas, sementara di Kota Zhytomyr, Ukraina bagian utara dikabarkan tidak memiliki air atau listrik.
- Menlu Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan bahwa dia mengusulkan pemutusan resmi hubungan diplomatik dengan Teheran setelah gelombang serangan Rusia menggunakan apa yang dikatakan Kyiv sebagai drone buatan Iran.
Sedangkan Iran membantah memasok drone dan Rusia membantah menggunakannya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-231: Dukung Kyiv, G7 Kutuk Serangan Rudal Pasukan Putin
Namun Intelijen Ukraina mengatakan bawah sebanyak 1.750 drone yang masing-masing seharga 20.000 pound sterling untuk diproduksi, telah dikirim.
Drone-drone itu dapat ditembakkan dari truk bergerak dan, meskipun kecepatannya lambat, senjata itu sulit dideteksi hingga menit terakhir.
- NATO mengatakan Ukraina akan menerima sistem pertahanan anti-drone dalam beberapa hari mendatang.
Sekjen NATO Jens Stoltenberg menyatakan bahwa negara-negara anggota akan “meningkatkan” dan memberikan lebih banyak pertahanan udara untuk membantu menstabilkan situasi.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-230: Balas Dendam, Putin Hujani Ukraina dengan Rudal
- Duma Rusia telah berhenti tanpa batas waktu menyiarkan sesi pleno langsung untuk melindungi informasi dari "musuh kita", kata seorang anggota parlemen terkemuka.
- Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia melepaskan lebih banyak minyak dari cadangan strategis AS sebagai bagian dari tanggapan terhadap pengurangan produksi baru-baru ini yang diumumkan oleh negara-negara di OPEC+.
- Zelensky mendesak pasukannya untuk mengambil lebih banyak tahanan, dengan mengatakan ini akan mempermudah pembebasan tentara yang ditahan oleh Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-229: Serangan Pasukan Putin di Zaporizhzhia Tewaskan 14 Orang
- Barat harus mendengarkan dengan seksama ketika Putin berbicara tentang penggunaan senjata nuklir tetapi harus ingat bahwa lebih berguna baginya untuk mengancam penggunaannya daripada melanjutkan, kata kepala angkatan bersenjata Norwegia kepada Reuters.
- Perusahaan energi nuklir negara Ukraina, Energoatom menuduh Rusia "menculik" dua staf senior di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina selatan yang diduduki Rusia.
Energoatom mengatakan pasukan Rusia pada hari Senin (17/10/2022), "menculik" sang Kepala Teknologi Informasi Oleg Kostyukov, dan Asisten Direktur Umum PLTN Zaporizhzhia Oleg Osheka, serta "membawa mereka ke tujuan yang tidak diketahui".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-227: Ledakan di Kharkiv hingga Drone Kamikaze Pukul Zaporizhzhia
- Kevin McCarthy, Pemimpin Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS, memperingatkan pada hari Selasa bahwa Kongres tidak akan "menulis cek kosong ke Ukraina" jika partainya memenangkan pemilihan paruh waktu bulan depan.
Namun, beberapa jam kemudian, seorang Republikan senior lainnya, Michael McCaul, mengatakan bahwa dia pikir Ukraina harus “mendapatkan apa yang mereka butuhkan” termasuk rudal jarak jauh daripada yang sejauh ini telah disiapkan oleh pemerintahan Biden untuk dipasok.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-_2.jpg)