Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-234: Putin Ogah Bicara dengan Biden yang Dukung Kyiv
Kondisi terkini perang Rusia, Sabtu (15/10/2022): Putin merasa tak perlu bicara dengan Joe Biden di tengah rencana pengiriman bantuan AS ke Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Sabtu (15/10/2022) terhitung telah berlangsung selama 234 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah saat menghadiri konferensi pers di Kazakhstan, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa ia "tidak perlu" untuk berbicara dengan Presiden AS Joe Biden.
Invasi ini dimulai sejak Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-233: Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Lansia Tewas
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-234 perang Rusia dengan Ukraina:
- Putin mengatakan dia yakin "mobilisasi parsial" tentara cadangan akan selesai dalam dua minggu.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-232: Bulatkan Suara, PBB Kutuk Referendum dan Pencaplokan Putin
Hal itu disampaikan Putin setelah menghadiri pertemuan puncak di Kazakhstan pada hari Jumat (14/10/2022).
Putin juga mengatakan bahwa total 222.000 cadangan akan dipanggil, angka ini turun dari angka 300.000 yang awalnya beredar setelah pesanan bulan lalu.
- Putin telah menyerukan agar koridor kemanusiaan untuk gandum Ukraina ditutup jika digunakan untuk "aksi teror".
Pada konferensi pers di Ibu Kota Kazakhstan, Astana, Putin juga mengatakan "tidak perlu" untuk berbicara dengan Presiden AS Joe Biden.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-231: Dukung Kyiv, G7 Kutuk Serangan Rudal Pasukan Putin
- Kementerian Pertahanan Belarus mengatakan pasukan Rusia akan mulai tiba di negara itu “dalam beberapa hari ke depan” sebagai bagian dari pasukan gabungannya.
- Amerika Serikat dan Jerman akan mengirimkan sistem anti-pesawat canggih ke Kyiv bulan ini untuk melawan serangan menggunakan rudal Rusia dan drone kamikaze, kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/putin-vs-biden-soal-perang-rusia-ukraina.jpg)