Berita Internasional

Presiden Iran Buka Peluang Negosiasi dengan AS, Tapi Tanpa Tekanan dan Ancaman

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Iran untuk menempuh negosiasi yang adil dan setara dengan AS

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Presiden Iran Buka Peluang Negosiasi dengan AS, Tapi Tanpa Tekanan dan Ancaman
TribunGorontalo.com
PERANG -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginstruksikan Menlu Iran untuk membuka peluang negosiasi adil dengan AS. 
Ringkasan Berita:
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menginstruksikan Menlu Iran untuk membuka peluang negosiasi adil dengan AS.
  • Iran menegaskan dialog hanya bisa dilakukan tanpa ancaman dan harus sesuai kepentingan nasional.
  • Isu negosiasi muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan pergerakan armada militer AS.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri Iran untuk menempuh negosiasi yang adil dan setara dengan Amerika Serikat, yang berlandaskan prinsip martabat, kehati-hatian, dan kemaslahatan nasional.

Dalam unggahan media sosial pada Selasa, Pezeshkian mengungkapkan bahwa arahan tersebut dikeluarkan menyusul permintaan dari sejumlah negara sahabat di kawasan yang mendorong Iran merespons tawaran negosiasi dari Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Pengendara Terjebak Operasi Otanaha Gorontalo di JDS, Tak Bisa Balik Arah, Tunggu Razia Selesai

Meski demikian, Pezeshkian menegaskan bahwa setiap perundingan hanya dapat dilakukan dalam lingkungan yang kondusif, bebas dari ancaman dan tuntutan yang tidak masuk akal.

Ia menekankan bahwa dialog apa pun harus berlangsung dalam kerangka kepentingan nasional Iran.

Sehari sebelumnya, sejumlah media Iran melaporkan bahwa Pezeshkian telah memerintahkan dimulainya kembali perundingan nuklir dengan Amerika Serikat, yang terhenti sejak perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025.

Baca juga: Rumah Oma Apipa Suri Warga Pulubala Gorontalo Terbakar

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pembicaraan dapat segera dimulai, kemungkinan pada level Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.

Namun, laporan lanjutan menyatakan bahwa kabar dimulainya kembali perundingan secara langsung belum terkonfirmasi.

Baca juga: Pengendara Terjebak Operasi Otanaha Gorontalo di JDS, Tak Bisa Balik Arah, Tunggu Razia Selesai

Meski demikian, beberapa laporan terbaru mengindikasikan bahwa Araghchi berpotensi bertemu Witkoff di Istanbul pada Jumat mendatang.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas diplomatik regional, dengan sejumlah negara, termasuk Turki, dilaporkan berupaya meredakan ketegangan antara Teheran dan Washington.

Situasi semakin memanas setelah Presiden Trump menyatakan bahwa armada militer Amerika Serikat sedang menuju kawasan.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 02 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:15
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved