Viral Internasional

Ryan Routh Divonis Penjara Seumur Hidup Usai Gagal Bunuh Donald Trump di Klub Golf

Ryan Wesley Routh, pria yang sempat menggegerkan dunia melalui upayanya menghabisi nyawa Donald Trump di sebuah klub golf di Florida

|
Editor: Fadri Kidjab
BBC
UPAYA PEMBUNUHAN -- Kolase foto Ryan Routh dan Donald Trump. Ryan Routh kini divonis penjara seumur hidup atas upayanya membunuh Presiden AS, Donald Trump. 

Ringkasan Berita:
  • Hakim Federal Aileen Cannon resmi menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Ryan Wesley Routh (59) atas upaya pembunuhan terencana terhadap Donald Trump
  • Routh terdeteksi oleh Secret Service saat mengintai dengan senapan SKS di balik semak selama 12 jam
  • Selama proses hukum, Routh menunjukkan perilaku aneh, seperti menantang Trump berduel golf untuk menentukan nasibnya, meminta fasilitas mewah di tahanan

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ryan Wesley Routh, pria yang sempat menggegerkan dunia melalui upayanya menghabisi nyawa Donald Trump di sebuah klub golf di Florida, akhirnya menerima ganjaran hukum tertinggi.

Hakim Federal secara resmi menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap pria berusia 59 tahun tersebut.

Keputusan ini diambil setelah serangkaian persidangan yang mengungkap betapa matangnya perencanaan Routh untuk membunuh Trump.

Kejadian yang terjadi di Trump International Golf Club di Palm Beach pada September 2024 itu kini berakhir di balik jeruji besi bagi sang pelaku.

Vonis perdata ini dijatuhkan oleh Hakim Aileen Cannon di pengadilan federal Fort Pierce, Florida. Hakim menegaskan bahwa tindakan Routh merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan keselamatan pejabat negara.

Dalam pembacaan putusannya, Hakim Cannon menyebutkan bahwa bukti-bukti yang dihadirkan di persidangan tidak menyisakan keraguan sedikit pun.

Routh dianggap telah merencanakan pembunuhan terhadap kandidat presiden utama dengan sangat dingin.

Upaya pembunuhan tersebut gagal total ketika agen Secret Service yang sigap mendeteksi keberadaan laras senapan yang mencuat dari balik semak-semak.

Detik-detik mencekam itu mengakhiri pengintaian panjang yang dilakukan Routh terhadap Trump.

Meskipun Routh sempat mencoba melarikan diri menggunakan mobil Nissan hitam setelah ditembaki petugas, pelariannya berakhir dalam waktu singkat. Polisi berhasil mencegatnya di jalan raya Interstate 95 tidak jauh dari lokasi kejadian.

Hakim Cannon dalam memorandum putusannya menekankan bahwa kejahatan yang dilakukan Routh sangat keji.

Menurutnya, hukuman seumur hidup adalah satu-satunya cara untuk menjamin keamanan publik dari sosok yang tidak menunjukkan penyesalan.

"Terdakwa mengambil langkah-langkah selama berbulan-bulan untuk membunuh seorang kandidat presiden terkemuka," tulis Hakim Cannon dalam kutipan resmi yang dirilis pada Kamis (5/2/2026).

Hal ini menunjukkan adanya niat jahat yang sangat terstruktur.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Februari 2026 (1 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:22
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved