Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-230: Balas Dendam, Putin Hujani Ukraina dengan Rudal

Kondisi terkini perang, Selasa (11/10/2022): Putin balas dendam atas ledakan di Krimea dengan menghujani kota-kota Ukraina dengan rudal Rusia.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Rusia Vladimir Putin saat memberikan pidato dalam rangka perayaan Hari Kemenangan 'Victory Day' pada Senin, 9 Mei 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-230 pada Selasa (11/10/2022) antara lain pasukan militer Putin menghujani kota-kota di Ukraina dengan rudal hingga menewaskan sedikitnya 14 orang dan meluakai 97 korban dalam upaya balas dendam karena leadakan di jembatan Krimea. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Selasa (11/10/2022) terhitung telah berlangsung 230 hari lamanya.

Kabar terbaru di antaranya adalah sedikitnya 14 orang tewas dan 97 korban terluka dalam serangan balas dendam dari Rusia atas ledakan di jembatan di Krimea yang disebut Moskow didalangi oleh Ukraina.

Invasi ini dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.

Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-229: Serangan Pasukan Putin di Zaporizhzhia Tewaskan 14 Orang

Konflik di antara negara bertetangga tersebut hingga kini teris berlanjut dan belum terlihat tanda-tanda untuk segera berakhir.

Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-230 perang Rusia dengan Ukraina:

- Setidaknya 14 orang dilaporkan tewas dan 97 korban lainnya terluka, menurut Layanan Darurat Ukraina dalam pembaruan pada Senin(10/10/2022) malam, setelah Rusia meluncurkan gelombang besar serangan yang menargetkan kota-kota di seluruh Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-227: Ledakan di Kharkiv hingga Drone Kamikaze Pukul Zaporizhzhia

Banyak lokasi yang terkena rudal jelajah dan drone kamikaze pada jam sibuk pagi hari dan tampaknya hanya merupakan situs sipil atau infrastruktur utama, yang dipilih untuk meneror warga Ukraina.

- Putin mengatakan gelombang serangan di Ukraina sebagai tanggapan atas serangan di jembatan Kerch yang menghubungkan Rusia dan Krimea.

Putin memperingatkan akan "pembalasan yang lebih parah" jika terjadi serangan Ukraina lebih lanjut.

“Jangan ada keraguan,” ujar Putin dalam komentar televisi yang ditujukan kepada Dewan Keamanan Rusia, “jika upaya serangan teroris berlanjut, tanggapan dari Rusia akan parah.”

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-226: Babak Baru Sanki UE ke Rusia Imbas Pencaplokan 4 Wilayah

Sebagaiman diketahui bahwa pada Sabtu (8/10/2022) lalu, terjadi ledakan di Jembatan Kerch, Krimea.

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya "berurusan dengan teroris" dan menuduh Rusia menargetkan fasilitas listrik dan warga sipil setelah serangan rudal.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved