Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-227: Ledakan di Kharkiv hingga Drone Kamikaze Pukul Zaporizhzhia
Kondisi terkni perang, Sabtu (8/10/2022): Ledakan di Kharkiv hingga Rusia targetkan wilayah Ukraina lainnya yakni Zaporizhzhia dengan Drone Kamikaze.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/INVASI-RUSIA-DI-UKRAINA-DONETSK.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Sabtu (8/10/2022) terhitung telah berlangsung 227 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah ledakan mengguncang Kharkiv saat Zaporizhzhia di Ukraina dihantam dengan 'drone kamikaze' yang diduga didapatkan Rusia dari Iran.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-226: Babak Baru Sanki UE ke Rusia Imbas Pencaplokan 4 Wilayah
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut hingga kini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung selama bertahun-tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-227 perang Rusia dengan Ukraina:
- Serangkaian ledakan mengguncang Kharkiv, Ukraina pada Sabtu (8/10/2022) pagi waktu setempat, menimbulkan gumpalan asap yang menjulang ke langit dan memicu serangkaian ledakan sekunder di kota bagian Ukraina timur itu.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-225: Belum Stabilkan Wilayah yang Dicaplok, Putin Akui Kerugian?
Associated Press melaporkan tidak ada laporan langsung tentang korban dalam ledakan di kota terbesar kedua Ukraina tersebut.
Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah Rusia memusatkan serangan di daerah-daerah yang dicaploknya secara ilegal.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan para pejabat Rusia telah mulai "mempersiapkan masyarakat mereka" untuk kemungkinan penggunaan senjata nuklir dalam perang.
Zelensky membantah telah menyerukan serangan ke Rusia, sebaliknya mendesak agar sanksi pendahuluan dijatuhkan ke Moskow, dalam sebuah wawancara dengan BBC.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-224: Korut Satu-satunya Anggota PBB yang Akui Pencaplokan Putin
- Rusia telah menargetkan Zaporizhzhia dengan “drone kamikaze” yang berisi bahan peledak untuk pertama kalinya, ketika jumlah korban tewas akibat serangan rudal di sebuah gedung apartemen di kota di Ukraina itu meningkat menjadi 11 jiwa.
Gubernur Zaporizhzhia, Oleksandr Starukh mengatakan dorne Shahed-136 buatan merusak dua fasilitas infrastruktur di kota itu.