Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-224: Korut Satu-satunya Anggota PBB yang Akui Pencaplokan Putin
Kondisi terkini perang, Rabu (5/10/2022): Korea Utara (Korut) jadi satu-satunya anggota PBB yang akui pencaplokan Rusia atas 4 wilayah Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (5/10/2022) telah berlangsung selama 224 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah sejauh ini Korea Utara (Korut) menjadi satu-satunya negara anggota PBB yang mengakui upaya pencaplokan Rusia atas 4 wilayah di Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Invasi ini juga disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-223: Diterobos, Wilayah yang Dicaplok Tak Lagi Dikuasai Putin
Konflik antar negara bertetangga tersebut sampai saat ini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda untuk segera berakhir.
Bahkan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menilai bahwa perang Rusia vs Ukraina dapat berlangsung hingga bertahun-tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-224 perang Rusia dengan Ukraina:
- Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB telah menguraikan "penderitaan dan kehancuran yang tak terkatakan" yang ditimbulkan pada Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-222: MK Rusia Resmi Sahkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina
Christian Salazar Volkmann, mempresentasikan laporan tentang hak di Ukraina kepada Dewan HAM PBB di Jenewa.
Volkmann mengatakan "laporan yang mengganggu" muncul dari pelanggaran dalam penahanan, baik warga sipil maupun tahanan perang.
Sementara, lanjut Volkmann, penghilangan paksa dan penahanan sewenang-wenang telah menjadi "meluas" di wilayah yang dikendalikan oleh Rusia dan kuasanya.
Ada dua kasus terdokumentasi tentang prajurit Ukraina yang disiksa sampai mati, sebut Volkmann.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-220: Langkah AS-Inggris ke Putin yang Caplok 4 Wilayah Ukraina
- Sekitar 2.000 video, foto, dan file audio tentang dugaan kejahatan perang telah diserahkan ke komisi penyelidikan internasional yang diamanatkan PBB di Ukraina (UN COI).
Rekaman itu diambil melalui aplikasi yang dirancang untuk membuat bukti yang dapat diverifikasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/kim-jong-un.jpg)