Rabu, 11 Maret 2026

Berita Internasional

WhatsApp Diblokir Total di Rusia, Kremlin Dorong Warga Gunakan Aplikasi Pesan Nasional

Pemerintah Rusia resmi memblokir secara penuh aplikasi pesan WhatsApp milik Meta Platforms karena dinilai tidak mematuhi hukum lokal.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto WhatsApp Diblokir Total di Rusia, Kremlin Dorong Warga Gunakan Aplikasi Pesan Nasional
TribunGorontalo.com
APLIKASI -- MAX aplikasi pengganti Whatsapp. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Pemerintah Rusia resmi memblokir secara penuh aplikasi pesan WhatsApp milik Meta Platforms karena dinilai tidak mematuhi hukum lokal.

Pengumuman tersebut disampaikan Kremlin pada Kamis, sekaligus menyarankan masyarakat Rusia beralih menggunakan aplikasi pesan nasional yang didukung negara.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah Meta dianggap tidak bersedia mematuhi regulasi Rusia.

“Karena ketidaksediaan Meta untuk mematuhi hukum Rusia, keputusan seperti itu memang telah dibuat dan diterapkan,” kata Peskov kepada wartawan.

Ia juga menyarankan masyarakat Rusia beralih ke aplikasi MAX, layanan pesan milik negara Rusia.

Menurut Peskov, MAX merupakan alternatif yang mudah diakses dan terus dikembangkan sebagai aplikasi pesan nasional.

Baca juga: Penonaktifan PBI Berdampak, Puluhan Warga Datangi BPJS Gorontalo Setiap Hari

“MAX adalah alternatif yang dapat diakses, sebuah messenger yang sedang berkembang, messenger nasional, dan tersedia di pasar bagi warga sebagai pilihan,” ujarnya.

Namun, sejumlah pihak mengkritik MAX dengan menyebut aplikasi tersebut berpotensi menjadi alat pengawasan. Tuduhan itu dibantah oleh pemerintah Rusia.

Langkah pemblokiran WhatsApp disebut sebagai puncak dari tekanan selama enam bulan terhadap perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut.

Kebijakan ini juga mencerminkan upaya lebih luas pemerintah Rusia di tengah situasi perang untuk membangun infrastruktur komunikasi “berdaulat”, di mana perusahaan teknologi asing harus tunduk pada hukum lokal atau keluar dari pasar Rusia.

Meta di Rusia sebelumnya telah ditetapkan sebagai organisasi ekstremis. WhatsApp juga mengeluhkan adanya upaya pemblokiran penuh terhadap layanannya.

Dalam pernyataannya, WhatsApp menyebut pemerintah Rusia berupaya memaksa masyarakat menggunakan aplikasi milik negara yang diduga berfungsi sebagai alat pengawasan.

“Hari ini pemerintah Rusia berupaya memblokir sepenuhnya WhatsApp dalam upaya mendorong masyarakat beralih ke aplikasi pengawasan milik negara,” tulis WhatsApp dalam pernyataan resminya.

WhatsApp juga menilai kebijakan tersebut dapat berdampak buruk terhadap keamanan komunikasi masyarakat.

“Mengisolasi lebih dari 100 juta pengguna dari komunikasi yang privat dan aman merupakan langkah mundur dan hanya akan mengurangi tingkat keamanan masyarakat Rusia,” lanjut pernyataan itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved