Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-230: Balas Dendam, Putin Hujani Ukraina dengan Rudal
Kondisi terkini perang, Selasa (11/10/2022): Putin balas dendam atas ledakan di Krimea dengan menghujani kota-kota Ukraina dengan rudal Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
“Mereka sengaja memilih waktu seperti itu, tujuan seperti itu, untuk menimbulkan kerugian sebanyak mungkin,” kata Zelensky.
- Presiden AS Joe Biden mengatakan Amerika Serikat "sangat mengutuk" serangan rudal Rusia di kota-kota di seluruh Ukraina, yang menunjukkan "kebrutalan total" Putin terhadap rakyat Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-225: Belum Stabilkan Wilayah yang Dicaplok, Putin Akui Kerugian?
Dalam pernyataan terpisah, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan masyarakat internasional “memiliki tanggung jawab” untuk menjelaskan bahwa tindakan Putin “sama sekali tidak dapat diterima”.
- Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, mengatakan dia “sangat terkejut” dengan serangan udara Rusia.
Serangan pagi ini “merupakan eskalasi perang yang tidak dapat diterima dan, seperti biasa, warga sipil membayar harga tertinggi,” kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.
- Majelis Umum PBB memilih untuk menolak seruan Rusia agar badan beranggotakan 193 orang itu mengadakan pemungutan suara rahasia akhir pekan ini tentang apakah akan mengutuk langkah Moskow yang mencaplok 4 wilayah Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-224: Korut Satu-satunya Anggota PBB yang Akui Pencaplokan Putin
Majelis memutuskan, dengan 107 suara mendukung, bahwa mereka akan mengadakan pemungutan suara publik, bukan pemungutan suara rahasia, pada rancangan resolusi yang mengutuk “apa yang disebut referendum ilegal” dan “upaya pencaplokan ilegal” Rusia.
Para diplomat mengatakan pemungutan suara atas resolusi itu kemungkinan akan dilakukan pada Rabu (12/10/2022) atau Kamis (13/10/2022).
- Sekjen NATO Jens Stoltenberg, mengutuk serangan rudal “mengerikan dan membabi buta” oleh Rusia terhadap sasaran sipil di Ukraina.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan dia "terkejut dan terkejut".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-223: Diterobos, Wilayah yang Dicaplok Tak Lagi Dikuasai Putin
Rekannya dari Dewan Eropa, Charles Michel, dengan tegas menyebut tindakan Rusia sebagai kejahatan perang.
- Sementara itu, G7 dan Zelensky akan mengadakan pembicaraan darurat pada hari Selasa ini, ungkap jubir pemerintah Jerman.
Zelensky menegaskan dia akan berbicara dengan para pemimpin G7 dan menambahkan bahwa dia telah berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz tentang peningkatan tekanan pada Rusia serta bantuan untuk Ukraina.
- Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan Belarus dan Rusia akan mengerahkan satuan tugas militer bersama di perbatasan barat negara itu sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya peningkatan ketegangan.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-222: MK Rusia Resmi Sahkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina
Kedua negara mulai menyatukan kekuatan dua hari lalu, tampaknya setelah ledakan di jembatan Rusia ke Krimea, kata Lukashenko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)