Senin, 9 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-227: Ledakan di Kharkiv hingga Drone Kamikaze Pukul Zaporizhzhia

Kondisi terkni perang, Sabtu (8/10/2022): Ledakan di Kharkiv hingga Rusia targetkan wilayah Ukraina lainnya yakni Zaporizhzhia dengan Drone Kamikaze.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-227: Ledakan di Kharkiv hingga Drone Kamikaze Pukul Zaporizhzhia
Tangkapan Layar The Guardian
Tim penyelamat Ukraina saat melakukan proses evakuasi di bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan militer Rusia di Kota Chasiv Yar wilayah Donetsk Ukraina beberapa waktu lalu. Kabar ternaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-227 pada Sabtu (8/10/2022) antara lain ledakan terjadi di Kharkiv ketika wilayah Ukraina yang lain yakni di Zaporizhzhia dihantam dengan 'drone kamikaze' yang diduga diperoleh pasukan Rusia dari Iran. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Sabtu (8/10/2022) terhitung telah berlangsung 227 hari lamanya.

Kabar terbaru di antaranya adalah ledakan mengguncang Kharkiv saat Zaporizhzhia di Ukraina dihantam dengan 'drone kamikaze' yang diduga didapatkan Rusia dari Iran.

Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).

Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-226: Babak Baru Sanki UE ke Rusia Imbas Pencaplokan 4 Wilayah

Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut hingga kini masih berlanjut dan belum tampak akan segera berakhir.

Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-227 perang Rusia dengan Ukraina:

- Serangkaian ledakan mengguncang Kharkiv, Ukraina pada Sabtu (8/10/2022) pagi waktu setempat, menimbulkan gumpalan asap yang menjulang ke langit dan memicu serangkaian ledakan sekunder di kota bagian Ukraina timur itu.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-225: Belum Stabilkan Wilayah yang Dicaplok, Putin Akui Kerugian?

Associated Press melaporkan tidak ada laporan langsung tentang korban dalam ledakan di kota terbesar kedua Ukraina tersebut.

Ledakan itu terjadi beberapa jam setelah Rusia memusatkan serangan di daerah-daerah yang dicaploknya secara ilegal.

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan para pejabat Rusia telah mulai "mempersiapkan masyarakat mereka" untuk kemungkinan penggunaan senjata nuklir dalam perang.

Zelensky membantah telah menyerukan serangan ke Rusia, sebaliknya mendesak agar sanksi pendahuluan dijatuhkan ke Moskow, dalam sebuah wawancara dengan BBC.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-224: Korut Satu-satunya Anggota PBB yang Akui Pencaplokan Putin

- Rusia telah menargetkan Zaporizhzhia dengan “drone kamikaze” yang berisi bahan peledak untuk pertama kalinya, ketika jumlah korban tewas akibat serangan rudal di sebuah gedung apartemen di kota di Ukraina itu meningkat menjadi 11 jiwa.

Gubernur Zaporizhzhia, Oleksandr Starukh mengatakan dorne Shahed-136 buatan merusak dua fasilitas infrastruktur di kota itu.

Starukh mengatakan rudal lain juga menyerang kota itu lagi, melukai 1 orang.

Sedangkan Kementerian Luar negeri Iran telah membantah memasok drone ke Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-223: Diterobos, Wilayah yang Dicaplok Tak Lagi Dikuasai Putin

- Pihak berwenang Ukraina menemukan kuburan massal di kota timur Lyman yang baru-baru ini direbut kembali di Donetsk dan belum jelas berapa banyak mayat yang ditampungnya, kata gubernur regional, Pavlo Kyrylenko pada Jumat (7/10/2022).

Secara terpisah, kantor berita Ukrinform mengutip seorang pejabat senior polisi yang mengatakan kuburan itu berisi 180 mayat.

- Mayat 534 warga sipil termasuk 19 anak-anak ditemukan di wilayah timur laut Kharkiv sejak pasukan Rusia pergi, kata Serhiy Bolvinov dari polisi nasional di Kharkiv.

Itu termasuk 447 mayat yang ditemukan di Izium.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-222: MK Rusia Resmi Sahkan Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina

Bolvinov juga mengatakan penyelidik telah menemukan bukti dari 22 situs yang digunakan sebagai "ruang penyiksaan".

- Zelensky mengatakan pasukan Ukraina telah merebut kembali hampir 2.500 km persegi wilayah dari Rusia dalam serangan balasan yang dimulai akhir bulan lalu.

"Minggu ini saja, tentara kami membebaskan 776 kilometer persegi wilayah di timur negara kami dan 29 pemukiman, termasuk enam di wilayah Lugansk," ungkap Zelensky, Jumat.

- Rusia dilaporkan telah memecat komandan distrik militer timurnya, Kolonel Jenderal Alexander Chaiko, outlet berita RBC melaporkan.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-220: Langkah AS-Inggris ke Putin yang Caplok 4 Wilayah Ukraina

Kepergian Chaiko menandai daftara terbaru dari serangkaian pejabat tinggi yang dipecat setelah kekalahan dan penghinaan dalam perang di Ukraina.

- Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memperingatkan dunia bisa menghadapi "Armageddon" jika Putin menggunakan senjata nuklir taktis untuk mencoba memenangkan perang di Ukraina.

Pernyataan blak-blakan Biden itu juga berisi ancaman perang nuklir, dengan mengatakan itu adalah yang paling dekat dengan bencana nuklir dunia selama 60 tahun, "sejak Kennedy dan krisis rudal Kuba".

- AS tidak memiliki indikasi bahwa Rusia sedang bersiap untuk menggunakan senjata nuklir dalam waktu dekat, kata Gedung Putih.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-219: Tandatangani Dekrit, Putin Buka Aneksasi Wilayah Ukraina

Ditanya perihal komentar Biden, Juru Bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre berkata:

"Dia (Biden) memperkuat apa yang telah kami katakan, betapa seriusnya, kami mengambil ancaman ini."

- Hadiah Nobel perdamaian 2022 telah diberikan kepada advokat hak asasi manusia Ales Bialiatski dari Belarusia, organisasi hak asasi manusia Rusia Memorial dan organisasi hak asasi manusia Ukraina Pusat untuk Kebebasan Sipil.

Oleksandra Matviychuk, Kepala Pusat Kebebasan Sipil Ukraina, mengatakan bahwa Putin serta Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, dan "penjahat perang" lainnya harus menghadapi pengadilan internasional, dan Rusia harus dikeluarkan dari Dewan Keamanan PBB "untuk pelanggaran sistematis piagam PBB”.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-218: Putin Dirikan Pos Pemeriksaan untuk Cegah Warganya Kabur

- Dana Moneter Internasional telah mengumumkan akan memberikan 1,3 miliar dolar dalam bentuk bantuan darurat ke Ukraina melalui program bantuan krisis pangan yang baru.

- Seorang anggota lingkaran dalam Presiden Rusia secara langsung menghadapkan Putin atas kesalahan dan kegagalan dalam perang di Ukraina, Washington Post melaporkan, mengutip intelijen AS.

- Sedikitnya 5 orang tewas dan banyak lagi yang terluka setelah pasukan Ukraina menabrak sebuah bus saat menembaki sebuah jembatan penting yang strategis di bagian wilayah Kherson selatan Ukraina yang dikuasai Rusia, kantor berita Rusia Tass melaporkan.

- Markas besar angkatan bersenjata Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri telah mengklaim telah merebut tiga pemukiman dari pasukan Ukraina di Donetsk.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-217: Hindari Panggilan Militer, Puluhan Ribu Warga Putin Kabur

- Kantor Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan setelah melakukan panggilan telepon dengan Putin, menyatakan bahwa keduanya membahas perkembangan terakhir di Ukraina.

Erdogan diketahui juga mengulangi kesediaan Ankara untuk melakukan bagiannya untuk menyelesaikan perang secara damai.

- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un telah memberi selamat kepada Putin pada hari ulang tahunnya yang ke-70.

Kim Jong Un juga memuji Putin atas "kepemimpinannya yang terhormat dan kemauan yang kuat".

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-216: Negara-negara Barat Tak akan Akui Hasil Referendum

Kim Jong Un berbicara tentang pencapaian Putin dalam “membangun Rusia yang kuat”.

Selain itu, Kim Jong Un menyebut bahwa Putin “menikmati rasa hormat dan dukungan yang tinggi dari masyarakat luas”.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved