Konflik Rusia vs Ukraina
Presiden Ukraina Klaim 200.000 Anak Dibawa Paksa ke Rusia
Sebanyak 200.000 anak-anak Ukraina yang tersebar di seluruh negeri telah dibawa secara paksa ke Rusia.
"Ini adalah konflik defensif yang dilakukan Ukraina."
"Pasukan Rusia berada di wilayah mereka."
Ada target signifikan yang tidak dapat dicapai Ukraina dengan senjata yang mereka miliki saat ini, lanjut Finer.
Sistem roket itu akan membuat perbedaan besar dalam konflik di bagian timur dan tenggara negara itu, di mana pasukan Rusia saat ini berfokus.
Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan pada hari Selasa bahwa Ukraina memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan menggunakan rudal jarak jauh untuk menyerang di dalam Rusia.
Selin sistem roket, paket bantuan dari AS juga berupa amunisi, radar penangkal tembakan, radar pengawasan udara, rudal anti-tank Javelin tambahan, serta senjata anti-armor, kata para pejabat.
Para pejabat Ukraina telah meminta sekutu untuk sistem rudal jarak jauh yang dapat menembakkan rentetan roket ratusan mil jauhnya, dengan harapan mengubah gelombang perang.
Seorang pejabat Rusia mengatakan Moskow memandang perkembangan itu "sangat negatif."
Meski begitu, Finer mengatakan Biden telah memberi tahu Presiden Vladimir Putin secara langsung apa konsekuensi dari setiap invasi terhadap Ukraina.
"Kami melakukan persis apa yang kami katakan akan kami lakukan," katanya.
"Rusia telah melakukan ini sendiri dengan meluncurkan invasi ke negara berdaulat."
Ribuan orang telah tewas di Ukraina dan jutaan lainnya mengungsi sejak invasi Rusia pada 24 Februari.
Ketika Amerika Serikat dan sekutunya memberi Ukraina senjata yang semakin canggih, Washington telah mengadakan diskusi dengan Kiev tentang bahaya eskalasi jika menyerang jauh di dalam Rusia, ungkap pejabat AS dan diplomatik kepada Reuters.
Intelijen AS juga telah memperingatkan tentang meningkatnya risiko.
Biden juga pada hari Selasa mengatakan kepada wartawan bahwa "kami tidak akan mengirim sistem roket ke Ukraina yang menyerang Rusia." (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Zelensky: 200.000 Anak Ukraina Dibawa Paksa ke Rusia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/020622-Inggris.jpg)