Berita Nasional
Siswa SMP di Jogja Terjerat Judol dan Pinjol Rp4 Juta, Bolos Sebulan karena Takut Ditagih Teman
Seorang pelajar SMP di wilayah Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, terpaksa absen dari sekolah selama sebulan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ILUSTRASI-JUDI-ONLINE-Barang-bukti-hasil-pengungkapan-kasus-judi-online.jpg)
“Kami sudah komunikasi dengan pihak sekolah dan guru BK. Kalau anaknya malu di sekolah itu, kami bantu pindahkan ke sekolah lain. Kalau tidak memungkinkan di sekolah formal, bisa lewat kejar paket B,” jelas Nur.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender Dinsos PPPA Kulon Progo, Siti Sholikhah, menegaskan bahwa pihaknya memberi perhatian serius terhadap kasus ini.
Dinsos PPPA telah menyiapkan dua psikolog klinis dari Puspaga dan UPT Perlindungan Anak untuk mendampingi siswa dan keluarganya secara langsung.
“Yang terpenting adalah menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak, serta memastikan mereka terlindungi dari paparan judi online dan pinjol,” kata Siti.
Dinsos juga akan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk membatasi akses anak-anak terhadap situs dan aplikasi judol.
Menurut Siti, pengawasan keluarga menjadi kunci utama karena anak-anak bisa saja bermain atau berjudi online di luar jam sekolah tanpa sepengetahuan orang tua.
“Hal seperti ini menjadi perhatian untuk kita semua. Kami akan memperkuat edukasi, terutama kepada orang tua dan sekolah,” ujarnya.
(*)
| Pura-pura Jadi Wartawan, Pria di Mojokerto Diciduk Saat Terima Rp 3 Juta dari Pengacara |
|
|---|
| NasDem Pertanyakan Efektivitas Potong Gaji Pejabat, Rp 850 Miliar Dinilai Kecil |
|
|---|
| Aturan Baru Pendidikan! ChatGPT dan AI Instan Tak Boleh Digunakan Siswa SD-SMA |
|
|---|
| Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Dikritik Dewan Pers, Dinilai Bertentangan dengan UU Pers |
|
|---|
| Vlog di Rumah Duka Vidi Aldiano Tuai Kritik, Sule Akhirnya Minta Maaf dan Hapus Videonya |
|
|---|