Berita Kabupaten Gorontalo
BREAKING NEWS 2 Tahun Tak Pernah Diperbaiki, Warga Desa Pentadio Gorontalo Blokade Jalan Rusak
Warga Desa Pentadio Barat kembali blokade jalan rusak sebagai bentuk protes janji perbaikan yang sudah dua tahun namun tak kunjung diperbaiki
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kabupaten-gorontalo-blokade-jalan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO – Kesabaran warga Desa Pentadio Barat, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo akhirnya pecah.
Jalan utama yang sudah dua tahun rusak parah tanpa adanya sentuhan perbaikan, ditutup total oleh warga sejak Senin (16/9/2025)
Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap janji perbaikan jalan.
Namun, hingga saat ini janji tersebut tak pernah ditepati.
Blokade jalan kerap menjadi pilihan warga ketika suara mereka tak didengar.
Aksi ini bukan sekadar menutup akses, tetapi simbol kekecewaan terhadap janji pemerintah yang tak kunjung ditepati.
Baca juga: UNG Tegaskan Komitmen Ciptakan Kampus Aman lewat Sosialisasi Anti-Kekerasan Oleh Satgas PPKPT
Di baliknya, ada harapan sederhana: jalan diperbaiki demi keselamatan dan kelancaran hidup sehari-hari.
Blokade di jalan ini bukan kali pertama dilakukan namun terhitung tiga kali.
Tapi tetap saja tak ada yang tersentuh.
Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga, termasuk akses utama anak-anak menuju sekolah serta ke pasar ditutup.
Baca juga: SKCK Jadi Syarat Utama Dapat NIP PPPK Paruh Waktu, Kenali Format dan Cara Membuatnya
Meskipun masih bisa dilewati, namun kendaraan sudah tak bisa lewat.
Lubang menganga di sepanjang jalan membuat becak motor (bentor) , sepeda motor, hingga mobil sulit melintas.
Warga khawatir, setiap hari anak-anak mereka harus berjibaku melewati jalan yang ibarat kubangan maut itu.
Erwin Pakaya, warga sekitar menyebut selama dua tahun jalan ini dibiarkan tanpa adanya tindak lanjut.
Padahal jalan itu menjadi akses utama warga.
Baca juga: Selebgram Tasya Farasya Ajukan Cerai sang Suami dan Umumkan Hiatus dari Media Sosialnya
“Dua tahun dibiarkan begitu saja tanpa ada pemeliharaan. Tahun lalu dijanjikan akan diperbaiki, tapi sampai sekarang belum ada juga,” kata Erwin dengan nada getir.
Kata Erwin, warga tidak menuntut muluk-muluk.
Mereka hanya ingin jalan ini segera diperbaiki demi keselamatan bersama.
“Kami tidak minta lebih, hanya jalan diperbaiki. Karena ini akses utama masyarakat, bukan hanya orang tua, tapi anak-anak sekolah juga yang jadi korban,” ucapnya.
Sementara itu, Abdul Radjak Pakaya yang juga warga sekitar menambahkan kerusakan jalan ini sudah sering menyebabkan kecelakaan.
Pengendara motor, bahkan anak-anak sekolah, kerap terjatuh hanya karena menghindari lubang yang tak terhitung jumlahnya.
Baca juga: UNG Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi dengan Sosialisasi Instrumen Audit Mutu Internal
“Banyak lubang di sepanjang jalan ini. Sudah sering ada yang jatuh, apalagi anak-anak sekolah yang tiap hari lewat sini," ungkapnya.
Katanya, jalan ini bakalan di tutup hingga adanya perbaikan.
"Kami tutup sampai ada perbaikan, tidak akan dibuka sebelum itu,” tegas Abdul Radjak.
Pantauan Tribun Gorontalo, warga menutup jalan dengan papan kayu, batu, seng, hingga baliho besar.
Tulisan di baliho itu menggambarkan jeritan hati mereka: “Jalan ditutup, karena pemerintah daerah menutup mata”, lalu ada pula sindiran tajam “Pastikan kendaraan anda bisa terbang melewati jalan ini”, dan tulisan penuh keluh kesah “Kami butuh perhatian dari pemerintah, masyarakat siksa karena jalan rusak, so boleh jo? So dua tahun lebih torang pe sabar.”
Baca juga: BSU September 2025 Disebut Cair Lagi Rp900 Ribu, Cek Faktanya agar Tak Tertipu Isu di Media Sosial
Pemandangan itu menjadi simbol nyata dari kekecewaan warga.
Aksi blokade ini menjadi pengingat adanya fasilitas umum yang segera memerlukan perhatian.
Kini, dengan suara lantang, mereka memilih menutup akses jalan sendiri, sampai ada yang turun tangan memperbaiki kerusakan yang sudah lama menjadi momok bagi warga.
(TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)
Berita Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo
Desa Pentadio
Jalan Rusak
Warga Desa Pentadio Blokade Jalan
TribunGorontalo.com
TribunBreakingNews
Eksklusif
| Klarifikasi Kaban Keuangan Pemkab Gorontalo Adu Mulut dengan BPN, Ngaku Kecewa! |
|
|---|
| Puluhan Kendaraan Dinas Tertumpuk di Kantor Bupati Gorontalo, Dilelang tapi Tak Laku |
|
|---|
| Baru 6 Kali Panen, Petani Tomat di Gorontalo Raup Puluhan Juta |
|
|---|
| Polairud Bekuk Adrianus Janati, Nelayan Pembom Ikan di Gorontalo Utara |
|
|---|
| Perjuangan Calon Paskibraka Gorontalo, Ditempa Fisik dan Mental di Lapangan Latihan |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.