Rabu, 25 Maret 2026

Berita Internasional

Guncang Paris! Perdana Menteri Prancis Tiba-tiba Mundur Usai Umumkan Kabinet Baru

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengundurkan diri pada Senin (6/10/2025), hanya sehari setelah mengumumkan susunan kabinet barunya.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Guncang Paris! Perdana Menteri Prancis Tiba-tiba Mundur Usai Umumkan Kabinet Baru
BMFTV
INTERNASIONAL -- Baru Umumkan Kabinet, PM Prancis Sebastien Lecornu Langsung Mengundurkan Diri 

TRIBUNGORONTALO.COM – Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu mengundurkan diri pada Senin (6/10/2025), hanya sehari setelah mengumumkan susunan kabinet barunya.

Langkah mengejutkan itu menambah ketidakstabilan politik di negeri itu dan langsung mengguncang pasar keuangan Eropa.

Dalam pernyataannya, Istana Elysee mengonfirmasi pengunduran diri tersebut.

“Sebastien Lecornu telah menyampaikan pengunduran diri pemerintahannya kepada Presiden Republik, dan Presiden telah menerimanya,” tulis pihak Elysee.

Kabar ini membuat bursa saham Prancis dan nilai euro anjlok tajam, menandai eskalasi terbaru dari krisis politik yang disebut-sebut sebagai yang terburuk sejak berdirinya Republik Kelima Prancis.

Kabinet Baru Jadi Pemicu

Pengunduran diri Lecornu terjadi hanya sehari setelah ia mengumumkan kabinet barunya.

Beberapa menteri kunci tetap dipertahankan, seperti Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot dan Menteri Kebudayaan Rachida Dati.

Dari total formasi, sebanyak 12 menteri tetap bertahan, yang semula dipandang sebagai upaya Lecornu untuk menjaga stabilitas setelah lebih dari setahun gejolak politik.

Namun, langkah itu justru memicu gejolak internal. Bruno Retailleau, ketua partai konservatif yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri, mengumumkan akan menggelar rapat darurat partai karena kecewa terhadap susunan kabinet.

Langkah Retailleau itu diduga kuat menjadi pemicu mundurnya Lecornu.

Kemarahan Retailleau juga disebut terkait pengangkatan Bruno Le Maire, mantan Menteri Ekonomi yang kini menjadi Menteri Pertahanan.

Le Maire dikenal sebagai figur kontroversial yang dijuluki “Tuan 1.000 miliar euro”, karena di bawah masa jabatannya utang publik Prancis melonjak dari 2.300 miliar menjadi 3.300 miliar euro.

Le Maire juga dikritik atas belanja besar pemerintah selama pandemi Covid-19.

Retailleau, yang digadang-gadang sebagai calon presiden 2027, dikabarkan marah karena tidak dilibatkan dalam keputusan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved