Rabu, 1 April 2026

Berita Internasional

Harga Bensin Amerika Tembus Rp18 Ribu per Liter, Diesel Rp22 Ribu, Tertinggi Sejak 90-an

Harga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga Rp18 ribu per liter (setara $4,018 per galon) untuk pertama kalinya sejak 2022.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Harga Bensin Amerika Tembus Rp18 Ribu per Liter, Diesel Rp22 Ribu, Tertinggi Sejak 90-an
TribunGorontalo.com
HARGA BBM -- Potret SPBU di Amerika. Diketahui, Negeri Paman Sam itu kini mengalami masa terburuk setelah harga BBM naik. 

Ringkasan Berita:
  • Harga bensin AS kini setara Rp18 ribu per liter, sementara diesel mencapai Rp22 ribu per liter akibat perang di Timur Tengah.
  • Krisis pasokan minyak dari Selat Hormuz memicu inflasi global dan ancaman kenaikan harga barang konsumsi.
  • Pemerintah AS melepas cadangan minyak dan melonggarkan aturan, namun harga bisa menembus Rp24 ribu per liter jika krisis berlanjut.

 


TRIBUNGORONTALO.COM -- Harga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga Rp18 ribu per liter (setara $4,018 per galon) untuk pertama kalinya sejak 2022.

Adapun kenaikan ini dipicu oleh perang di Timur Tengah yang mengguncang pasokan minyak dunia.

Data AAA menunjukkan harga bensin naik lebih dari 30 persen sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Wakil Presiden JD Vance memperingatkan konsumen akan menghadapi “jalan terjal” beberapa minggu ke depan, meski ia menegaskan lonjakan ini bersifat sementara.

Baca juga: Fix! Harga BBM tak Naik per April 2026, Pemerintah Hanya Batasi Pembelian

Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 50 % sejak perang dimulai.

Brent, patokan internasional, mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak kontrak berjangka diciptakan pada 1988.

Minyak mentah AS menuju lonjakan bulanan terbesar sejak 2020.

David Doyle dari Macquarie Group menyebut harga bensin Maret diperkirakan 25 % lebih tinggi dibanding Februari, terbesar sejak Oktober 1990.

Diesel Rp22 Ribu per Liter

Harga diesel menembus Rp22 ribu per liter ($5 per galon) pada 17 Maret, naik lebih dari 40 % dibanding sebelum konflik.

Dampaknya luas karena diesel digunakan truk dan kereta barang untuk distribusi logistik.

Andy Lipow menegaskan konsumen sudah merasakan kenaikan harga tiket pesawat akibat mahalnya bahan bakar jet, namun efek penuh dari diesel baru akan terasa dalam beberapa bulan ke depan.

Patrick De Haan dari GasBuddy memperingatkan inflasi tambahan akan segera menyala, terlihat dari harga supermarket dan pesanan online.

Menteri Energi Chris Wright menyatakan pemerintah berencana menambah pasokan diesel.

Penurunan drastis lalu lintas tanker di Selat Hormuz akibat serangan Iran menjadi penyebab utama lonjakan harga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved