Harga BBM
Stok Aman! Ini Kuota BBM Harian di SPBU Bundaran Saronde Gorontalo
Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, dipastikan masih dalam kondisi aman meski isu kenaikan harga BBM
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ANTRE-Kondisi-SPBU-kawasan-Bundara-Saronde-Kota-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
TRIBUNGORONTALO.COM , Gorontalo – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, dipastikan masih dalam kondisi aman meski isu kenaikan harga BBM nonsubsidi ramai beredar.
Pengawas SPBU Saronde, Rian Adrian, menyebut pasokan BBM hingga saat ini tidak mengalami kendala dan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
"Kalau soal ketersediaan, selama ini stok masih aman," kata Rian kepada TribunGorontalo.com, Selasa (31/3/2026).
Ia mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan harian, pihak SPBU mengajukan permintaan BBM sesuai dengan tingkat konsumsi masyarakat.
"Untuk hari ini SPBU Saronde kami minta Pertalite itu 24 Kilo liter (Kl) dan Pertamax 8 Kl," ungkapnya.
Meski stok dinyatakan aman, Rian menjelaskan bahwa distribusi BBM ke SPBU tidak memiliki jadwal tetap dan bergantung pada permintaan harian.
Di tengah ramainya isu kenaikan harga BBM nonsubsidi, pihak SPBU juga belum menerima informasi resmi terkait perubahan harga.
"Kalau untuk kenaikan kita tunggu informasi dari pusat," jelasnya.
Ia menambahkan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi biasanya dilakukan pada pergantian hari dari akhir bulan ke awal bulan, tepatnya pukul 00.00 Wita.
Sementara itu, aktivitas di SPBU Bundaran Saronde terpantau tetap normal.
Antrean kendaraan masih terlihat mengular, terutama di jalur Pertalite yang dipisahkan untuk sepeda motor dan bentor.
Kondisi tersebut disebut sebagai hal yang biasa, mengingat lokasi SPBU berada di kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi di pusat Kota Gorontalo.
Hingga saat ini, harga BBM di SPBU tersebut masih belum mengalami perubahan. Pertamax dijual Rp12.900 per liter, Dexlite Rp14.500 per liter, dan Pertalite tetap Rp10.000 per liter sebagai BBM bersubsidi.
Meski belum ada perubahan harga, sebagian masyarakat mulai merasa khawatir terhadap kemungkinan kenaikan BBM dalam waktu dekat.(*)