Berita Internasional
Harga Bensin Amerika Tembus Rp18 Ribu per Liter, Diesel Rp22 Ribu, Tertinggi Sejak 90-an
Harga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga Rp18 ribu per liter (setara $4,018 per galon) untuk pertama kalinya sejak 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HARGA-BBM-Potret-SPBU-di-Amerika-Diketahui-Negeri-Paman-Sam-i.jpg)
Selat ini adalah jalur laut terpenting dunia, dengan 20 % pasokan minyak global melewatinya sebelum perang.
Produsen minyak Teluk Arab mengurangi produksi karena kehabisan ruang penyimpanan, memicu gangguan pasokan terbesar dalam sejarah menurut International Energy Agency.
Langkah Pemerintah Trump
Pemerintahan Trump melepas 172 juta barel minyak dari cadangan strategis, bagian dari koordinasi 30 negara yang menyalurkan 400 juta barel ke pasar.
Trump juga membebaskan aturan ketat Jones Act selama 60 hari, memungkinkan kapal asing mengirim minyak dan gas antar pelabuhan domestik.
EPA mengizinkan penjualan bensin E15 (campuran 15 % etanol) yang biasanya dilarang saat musim panas.
Kongres juga mempertimbangkan menangguhkan pajak bahan bakar federal, yang bisa menghemat sekitar Rp305 per liter bensin dan Rp407 per liter diesel.
Namun, para analis menilai harga bisa mencapai rekor Rp24 ribu per liter ($5,50 per galon) jika kemacetan di Selat Hormuz tidak segera teratasi. “Ini perlombaan melawan waktu,” ujar De Haan.
(*)