Berita Internasional
Gawat! Inggris Siaga Perang, PM Starmer Umumkan Peningkatan Militer Besar-besaran Hadapi Rusia
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengambil langkah drastis dengan mengumumkan peningkatan kesiapan militer Inggris ke level "siaga perang".
TRIBUNGORONTALO.COM - Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengambil langkah drastis dengan mengumumkan peningkatan kesiapan militer Inggris ke level "siaga perang".
Keputusan ini merupakan respons langsung terhadap ancaman yang meningkat dari Rusia, yang dinilai semakin nyata dan mengkhawatirkan.
Berbicara di fasilitas pembuatan kapal angkatan laut BAE Systems di Govan, Glasgow, Starmer memaparkan tiga perubahan fundamental yang akan diterapkan sebagai tindak lanjut dari kajian pertahanan strategis negara tersebut.
"Pertama, tujuan utama angkatan bersenjata kita adalah untuk siap berperang," tegas Starmer dengan nada serius.
"Ketika kita diancam langsung oleh negara-negara dengan kekuatan militer canggih, cara paling efektif untuk mencegah mereka adalah dengan bersiap. Dan terus terang, untuk menunjukkan kepada mereka bahwa kita siap, untuk mewujudkan perdamaian melalui kekuatan," lanjutnya.
Starmer juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel militer Inggris, menyebut mereka sebagai prajurit dan pelaut terbaik di dunia.
Sebagai bentuk penghormatan, pemerintah memberikan kenaikan gaji terbesar dalam 20 tahun terakhir dan berjanji untuk mengakhiri penggerogotan angkatan bersenjata.
Inggris juga akan membangun kekuatan tempur yang lebih terintegrasi, lebih siap, dan lebih mematikan, didukung oleh резерв strategis yang lebih kuat, terlatih penuh, dan siap dimobilisasi kapan saja.
Langkah Inggris ini muncul di tengah peringatan dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mendesak negara-negara Eropa untuk lebih bertanggung jawab atas keamanan mereka.
Pengumuman Starmer sendiri menyoroti era baru ancaman, termasuk perang di Ukraina, meningkatnya risiko nuklir, serangan siber harian, serta upaya untuk membalikkan penurunan pertahanan pasca-Perang Dingin.
Ia secara khusus menunjuk agresi Rusia yang meningkat di perairan dan langit Inggris, menyalahkan tindakan sembrono mereka sebagai penyebab naiknya biaya hidup yang paling dirasakan oleh masyarakat pekerja.
"Ancaman yang kita hadapi sekarang lebih serius, lebih mendesak, dan lebih tidak terduga dibandingkan kapan pun sejak Perang Dingin," ujar Starmer dengan nada khawatir.
Pemerintah Inggris mengambil langkah ini sebagai respons terhadap kajian pertahanan strategis yang diprakarsai oleh Starmer dan dipimpin oleh George Robertson, mantan Menteri Pertahanan Inggris dan mantan Sekretaris Jenderal NATO.
Kajian ini merupakan yang pertama sejak tahun 2021. Starmer menyatakan bahwa pemerintah Partai Buruh akan menerima seluruh 62 rekomendasi dalam kajian tersebut, dengan tujuan membantu Inggris menghadapi ancaman yang berkembang di darat, udara, laut, dan dunia maya.
Perubahan kedua yang ditekankan Starmer adalah memastikan bahwa segala yang kita lakukan akan menambah kekuatan NATO.
| Intelijen Korea Selatan Sebut Kim Jong Un Siapkan Putrinya Jadi Pewaris Kepemimpinan Korea Utara |
|
|---|
| WhatsApp Diblokir Total di Rusia, Kremlin Dorong Warga Gunakan Aplikasi Pesan Nasional |
|
|---|
| Iran Sebut Amerika Ajukan Empat Syarat untuk Hindari Perang, Negosiasi Nuklir Masih Berlangsung |
|
|---|
| Analisis Geopolitik Jika Amerika Berani Serang Iran, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Bisa Tenggelam |
|
|---|
| Dituduh Amerika Uji Coba Nuklir, China Bantah Sebut Trump Sebarkan Narasi Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERDANA-MENTERI-INGGRIS-KEIR-STARMER.jpg)