Berita Nasional
Terbongkar! KPU Sewa Jet Pribadi saat Pilkada 2024, Koalisi Antikorupsi Lapor KPK
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akhirnya buka suara soal penggunaan jet pribadi selama gelaran Pemilu 2024 yang lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SEWA-JET-Ketua-KPU-RI-Mochammad-Afifuddin-dalam-jumpa-pers.jpg)
DPR Sudah Ingatkan KPU Soal Jet Pribadi Sejak Dulu! "Tidak Pantas!"
Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya sudah pernah mengingatkan para Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk lebih bijak dalam menggunakan fasilitas, termasuk penggunaan jet pribadi.
Menurut Doli, teguran tersebut dilayangkan pada periode sebelumnya, saat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR RI.
Ia menilai penggunaan jet pribadi oleh Komisioner KPU RI hanya untuk keperluan monitoring di daerah adalah tindakan yang tidak pantas.
"Ya benar, jadi waktu periode yang lalu itu kami sudah ingatkan ya, mengingatkan dan menegur sebetulnya. Ya, sekalipun mengkoreksi bahwa ya penggunaan privat jet itu secara normatif itu tidak pantas. Gitu ya," kata Doli saat dimintai tanggapannya pada Jumat (9/5/2025), jauh sebelum ramainya laporan ke KPK saat ini.
Pernyataan Doli ini sekaligus merespons laporan dari koalisi masyarakat sipil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kejanggalan penggunaan dana oleh KPU untuk Pemilu 2024.
Lebih lanjut, Doli menjelaskan bahwa teguran yang dilakukan saat itu bertujuan agar para komisioner KPU RI menyadari bahwa anggaran yang digunakan untuk perjalanan dinas adalah uang pajak dari rakyat.
"Karena apa? Karena kan mereka menggunakan anggaran negara, itu kan duitnya duit rakyat, duit negara itu duit rakyat," ucap legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut.
Meski demikian, Doli juga mengakui bahwa pihaknya pernah menyampaikan kepada KPU RI untuk memaksimalkan pengajuan anggaran untuk Pemilu 2024.
Namun, ia menegaskan bahwa persetujuan anggaran tersebut bukan berarti untuk membenarkan penggunaan jet pribadi, melainkan untuk menjamin proses Pemilu 2024 berjalan dengan kualitas yang baik.
"Nah, dan kami kan waktu itu memang sebetulnya memberikan perhatian lebih, jadi anggaran itu kan kami minta supaya memang disusun semaksimal mungkin supaya pemilu kita itu berkualitas," ucapnya.
"Nah, jadi sebetulnya perhatian pemerintah untuk menambah anggaran itu bukan ditujukan untuk melakukan hal-hal yang tidak pantas atau yang berlebihan. Nah, private jet itu kan barang mewah gitu ya barang mewah," tandas Doli.(*)
| Modus Korupsi Fadia Arafiq Terbongkar, ART jadi Direktur Perusahaan, Tugas Tarik Uang dari Rekening |
|
|---|
| Nama 10 Produk Obat dan Makanan Ilegal Paling Banyak Dijual di Marketplace Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Terungkap! 7 Juta Warga Indonesia Kelebihan Berat Badan atau Obesitas |
|
|---|
| Perang Iran Vs Amerika Makin Menegangkan! Evakuasi WNI Dimulai Hari Ini |
|
|---|
| Jelang Lebaran, BPOM Siap Sidak Parsel Nakal yang Berisi Produk Tak Layak |
|
|---|