Lebaran Ketupat Gorontalo
Gebyar Ketupat di Piloliyanga Boalemo Gorontalo Diwarnai Beragam Lomba Tradisional
Panitia menghadirkan berbagai perlombaan seru seperti panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang, tangkap bebek, hingga lomba kupas kelapa.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/xdtjdtyjdryjy.jpg)
Dia pun menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan warga serta apresiasi kepada panitia pelaksana.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilestarikan sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dan mempererat kebersamaan.
“Saya bangga melihat antusias masyarakat. Ini bukti bahwa tradisi seperti Gebyar Ketupat masih sangat hidup dan dicintai oleh masyarakat,” ujar Lahmudin dalam sambutannya.
Baca juga: 1.000 Dodol Disiapkan Warga Desa Ombulo Gorontalo Jelang Lebaran Ketupat, Gratis bagi Pengunjung
Kemeriahan acara ini juga dirasakan oleh warga dari desa tetangga yang turut hadir.
Salah satu pengunjung asal Desa Lahumbo, Wati Laheba (38), mengaku sengaja datang bersama keluarganya karena penasaran dengan gebyar ketupat di Piloliyanga.
“Seru sekali, apalagi waktu tangkap bebek, semua tertawa-tawa lihat peserta kejar-kejaran di lumpur. Kegiatan seperti ini bagus sekali untuk hiburan masyarakat setelah lebaran,” tutur Wati.
Baca juga: Harga Cabai dan Ayam Naik Drastis di Pasar Tradisional Tilamuta Gorontalo Jelang Lebaran Ketupat
Selain warga lokal dan tamu dari desa sekitar, anak-anak hingga orang dewasa turut ambil bagian dalam lomba, menjadikan Gebyar Ketupat ini sebagai momentum kebersamaan yang penuh kegembiraan. (*)