Lebaran Ketupat Gorontalo
Gebyar Ketupat di Piloliyanga Boalemo Gorontalo Diwarnai Beragam Lomba Tradisional
Panitia menghadirkan berbagai perlombaan seru seperti panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang, tangkap bebek, hingga lomba kupas kelapa.
Penulis: Nawir Islim | Editor: Prailla Libriana Karauwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/xdtjdtyjdryjy.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Suasana kemeriahan mewarnai perayaan Gebyar Ketupat di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Minggu (6/4/2025).
Warga tumpah ruah memadati lokasi kegiatan di halaman kantor desa.
Tak hanya sekadar jadi penonton saja, warga pun turut aktif mengikuti beragam lomba tradisional yang digelar oleh panitia.
Baca juga: Warga Jaton Gorontalo Bicara Makna Nasi Bulu dalam Tradisi Hari Ketupat
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi serta sarana hiburan bagi warga usai merayakan Idulfitri.
Panitia menghadirkan berbagai perlombaan seru seperti panjat pinang, makan kerupuk, tarik tambang, tangkap bebek, hingga lomba kupas kelapa.
Sardianto Nganu, anggota kepanitiaan mengatakan kegiatan ini dilaksanakan atas permintaan dari masyarakat yang ingin kembali merasakan kemeriahan setelah Lebaran.
“Kami dari panitia menerima banyak masukan dari warga agar kegiatan ini kembali digelar," ujarnya.
Baca juga: Jelang Lebaran Ketupat, Ikan di Pasar Minggu Gorontalo Utara Alami Lonjakan Harga
Kata Sardianto, perayaan gebyar ketupat di Piloliyanga ini menjadi kali kedua setelah tahun 2024 kemarin sukses.
Sehingga, jika berkaca dari tahun sebelumnya, tahun ini dibuat kembali dengan kegiatan yang lebih meriah.
"Tahun lalu sukses, jadi tahun ini kami lanjutkan lagi dan Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa,” tambahnya.
Baca juga: Siap-Siap Kendaraan Bakal Ditilang Polisi Jika Parkir Sembarangan saat Lebaran Ketupat di Gorontalo
Kegiatan ini diselenggarakan oleh organisasi kepemudaan Remaja Masjid dan Pemuda Desa (Rema Muda).
Mereka menjadi motor penggerak utama dalam menyiapkan seluruh rangkaian acara.
Selain perlombaan, panitia juga menyediakan doorprize dengan total nilai sekitar Rp4 juta.
Hadiah-hadiah tersebut dikumpulkan melalui swadaya masyarakat, dukungan aparat desa, serta partisipasi dari sejumlah tokoh masyarakat.
Baca juga: Siap-Siap Kendaraan Bakal Ditilang Polisi Jika Parkir Sembarangan saat Lebaran Ketupat di Gorontalo
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, turut hadir dalam kegiatan ini
Dia pun menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan warga serta apresiasi kepada panitia pelaksana.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilestarikan sebagai bentuk pelestarian budaya lokal dan mempererat kebersamaan.
“Saya bangga melihat antusias masyarakat. Ini bukti bahwa tradisi seperti Gebyar Ketupat masih sangat hidup dan dicintai oleh masyarakat,” ujar Lahmudin dalam sambutannya.
Baca juga: 1.000 Dodol Disiapkan Warga Desa Ombulo Gorontalo Jelang Lebaran Ketupat, Gratis bagi Pengunjung
Kemeriahan acara ini juga dirasakan oleh warga dari desa tetangga yang turut hadir.
Salah satu pengunjung asal Desa Lahumbo, Wati Laheba (38), mengaku sengaja datang bersama keluarganya karena penasaran dengan gebyar ketupat di Piloliyanga.
“Seru sekali, apalagi waktu tangkap bebek, semua tertawa-tawa lihat peserta kejar-kejaran di lumpur. Kegiatan seperti ini bagus sekali untuk hiburan masyarakat setelah lebaran,” tutur Wati.
Baca juga: Harga Cabai dan Ayam Naik Drastis di Pasar Tradisional Tilamuta Gorontalo Jelang Lebaran Ketupat
Selain warga lokal dan tamu dari desa sekitar, anak-anak hingga orang dewasa turut ambil bagian dalam lomba, menjadikan Gebyar Ketupat ini sebagai momentum kebersamaan yang penuh kegembiraan. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.