Kecelakaan Bus di Arab Saudi
Adakah Jemaah Gorontalo jadi Korban Kecelakaan Bus di Arab Saudi? Ini Jawaban Pihak Kanwil Kemenag
Beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan bus yang mengangkut jemaah asal Indonesia.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/KECELAKAAN-BUS-DI-ARAB.jpg)
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Gorontalo Mansur Basir.
"Saya sempat membaca itu berita tetapi sampai dengan hari ini belum ada laporan dari travel ke saya bahwa rangkaian kecelakaan jemaah umrah di Jeddah itu ada dari jemaah Gorontalo. Mudah-mudahan tidak ada ya," ucap Mansur Basir, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Jumat (22/3/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS: Kejari Gorontalo Utara Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Blok Plan
3 korban luka berat dirawat di RS
Dilansir Tribunnews.com, sebelumnya, kecelakaan maut menimpa bus pengangkut jemaah umrah dari Indonesia di Jeddaah, Kamis (20/3/2025) juga menyebabkan 14 luka-luka, 3 diantaranya alami luka berat.
"3 orang alami luka berat dan sedang dirawat di RS, lainnya luka ringan," katanya.
Daftar korban luka dan dirawat
1. Fabian R Respati 14 th (dirawat di RS King abdul Aziz Mahjar) luka bakar serius
2. Ahsantudhonni Ghozali 55 th (dirawat di RS Khulais), retak tulang
3. Muhammad alawi 22 th (dirawat diRS Obhur Jeddah) retak tulang
Identifikasi jenazah korban dilakukan Arab Saudi
Yusron menjelaskan jika saat ini KJRI Jeddah menjalin kerjasama dengan otoritas Kerajaan Arab Sauudi untuk melakukan identifikasi dan pemakaman jenazah korban.
Juga memepercepat pengurusan dokumen milik jemaah yang ikut hangus terbakar.
"Paspor jemaah yang ikut terbakar saat kecelakaan bus ini akan kami bantu percepat pengurusannya untuk dokumen kepulangan ke Indonesia," kata Yusron.
(TribunGorontalo.com/Tribunnews.com)
Sebagian artikel ini dioptimasi dari Tribunnews.com