BPJS Kesehatan
Gunakan Prorgam JKN Untuk Persalinan, Choirunisa Ungkap Sederet Kemudahannya
Choirunisa (23), momen persalinan tersebut menjadi terkesan berkat sederet kemudahan yang ia dapatkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Choirunisa-23-pengguna-JKN-BPJS-Kesehatan-di-Gorontalo-dddd.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Proses persalinan adalah momen yang paling sangat berkesan bagi seorang Choirunisa (23), momen persalinan tersebut menjadi terkesan berkat sederet kemudahan yang ia dapatkan karena menggunakan akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk proses persalinannya.
Hal tersebut ia ceritakan kepada tim kontributor daerah jamkesnews saat berkunjung di kantor BPJS Kesehatan Gorontalo pada Selasa (03/12/2024).
Choirunisa yang baru saja diangugerahi anak pertama ini mulanya mengatakan, bahwa selama ini ia rutin membayarkan iuran sebagai peserta JKN setiap bulannya.
Dirinya yang terdaftar sebagai peserta JKN segmen Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) menyampaikan, iuran yang dibayarkannya setiap bulan ini sangat terjangkau jika dibandingkan banyaknya manfaat dan kemudahan yang ia terima serta rasakan.
“Saya bersyuku telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan segmen peserta mandiri atau PBPU, selama menjadi peserta JKN hal yang paling berkesan adalah pada saat menggunakannya untuk proses persalinan anak pertama saya dimana banyak sekali kemudahan yang saya dapatkan baik sejak saat kehamilan hingga proses persalinan,” kata Choirunisa.
Semenjak mulai proses kehamilan, Choirunisa sudah mendapat manfaat dengan memperoleh akses layanan kesehatan berupa kontrol kehamilan yang dilakukakannya di fasilitas kesehatan tingkat pertamanya yaitu Puskesmas Kota Utara.
Di Puskesmas tersebut Choirunisa selalu diperiksa kondisi kandungannya oleh Bidan yang menanganinya, selain itu vitamin juga ia peroleh setiap kontrol bulanan yang ia lakukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa setiap bulannya tidak pernah dimintakan biaya tambahan atau iur biaya selama melakukan kontrol kehamilannya.
”Dari mulai proses kehamilan saya sudah mendapatkan manfaat seperti pelayanan kontrol setiap bulan dari trisemester satu sampai tiga, selain tindakan kontrol vitamin atau obat yang dikasih juga diberikan tanpa dikenakan biaya karena menggunakan BPJS Kesehatan,” ungkap Choirunisa.
Ketika telah memasuki minggu persalinan ternyata Choirunisa harus melalui proses persalinan dengan operasi sesar, ia pun dirujuk ke salah satu rumah sakit terdekat untuk dilakukan tindakan penanganan lebih lanjut.
Di rumah sakit tersebut proses persalinannya berjalan dengan lancar, ia sangat gembira ketika melihat pertama kali wajah anaknya yang lahir dengan selamat dan sehat.
”Waktu itu ternyata harus operasi sesar jadi lahirannya di rumah sakit, Alhamdulillah lancar dan anak saya lahir dengan normal. Di rumah sakit penanganannya juga sangat baik, operasi berjalan tanpa hambatan serta ibu dan anak semuanya selamat dan sehat,” lanjut Choirunisa.
Ia menambahkan, bahwa dirinya sangat takjub karena seluruh biaya operasi sesar nya waktu itu ditanggung oleh Program JKN.
Ia membayangkan jika proses persalinannya tidak menggunakan kepesertaan JKN, tentu biayanya sangat mahal apalagi sampai tindakan operasi sesar.
Selain dari manfaat biaya ia menyampaikan bahwa pelayanan menggunakan Program JKN sangat cepat dan praktis, kemudahan yang paling ia rasakan yaitu saat mengetahui bahwa pendaftaran kepesertaan JKN bagi bayinya bisa langsung didaftarkan oleh petugas administrasi di rumah sakit.
| BPJS Kesehatan Gorontalo Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Gratis Dinonaktifkan? Begini Proses Mengaktifkan Kembali Kepesertaan |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Gratis 92 Ribu Warga Gorontalo Nonaktif, Berikut Sebaran di Tiap Kabupaten/Kota |
|
|---|
| Ribuan Warga Gorontalo Kehilangan BPJS Gratis, Ini Cara Mengaktifkannya Lagi |
|
|---|
| RS Gorontalo Dilarang Kemenkes Tolak Pasien dengan BPJS Nonaktif |
|
|---|