Minggu, 8 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Sapriandi, Penjual Body Kit Motor di Pohuwato Gorontalo

Cerita Sapriandi (45) penjual body kit sepeda motor di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Cerita Sapriandi, Penjual Body Kit Motor di Pohuwato Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/RAHMAN HALID
Sapriandi penjual body kit sepeda motor di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Jumat (26/07/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO- Cerita Sapriandi (45) penjual body kit sepeda motor di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo

Warga Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah ini menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh inspirasi.

Selama dua tahun terakhir, ia berjualan body kit motor untuk menghilangkan goresan dan membuat motor jadi mengkilap

Ia berjualan dari satu masjid ke masjid lainnya untuk mendapatkan modal usaha kios di kampungnya.

Pantauan tribungorontalo.com, Jumat (26/07/2024) , Sapriandi berada di Masjid Agung, menjualkan dagangannya kepada para jamaah.

Banyak jamaah yang tertarik dan terpukau dengan produk body kit motor yang ia tawarkan.

Produk ini terbukti mampu menghilangkan goresan dan membuat motor tampak seperti baru lagi.

"Kit body motor yang dijual Sapriandi benar-benar bisa menghilangkan goresan di motor dan membuatnya mengkilap. Saya sangat terkejut ketika melihatnya dipraktikkan langsung di depan saya, body motor yang tadinya lecet seketika menjadi mengkilap," kata Rahmat Manopo (29) warga Pohuwato

Andi Maulana (35) warga Pohuwato lainnya mengakui kualitas produk jualan Sapriandi 

"Produk ini sangat berguna bagi pemilik motor seperti saya. Selain harganya terjangkau, hasilnya juga memuaskan. Saya melihat sendiri bagaimana Sapriandi memoles motor yang tadinya penuh goresan menjadi bersih dan mengkilap," kata Andi.

Sapriandi mengaku senang dengan respons positif dari para jamaah.

"Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan tanggapan baik dari para pembeli. Ini memberikan saya semangat untuk terus berjualan dan mengumpulkan modal untuk membuka kios di kampung," ujarnya.

Sapriandi berharap suatu hari nanti bisa memiliki kios sendiri di kampungnya sehingga tidak perlu lagi berkeliling dari masjid ke masjid.

"Saya ingin membuka usaha yang lebih besar dan menetap di satu tempat agar bisa lebih fokus melayani pelanggan. Semoga usaha saya terus berkembang," tutupnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved