Rabu, 18 Maret 2026

Berita Pohuwato

Identitas Penambang Pohuwato yang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas, Keluarga Curiga?

remaja laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami peristiwa yang tidak biasa di area pertambangan emas ilegal di Kabupaten Pohuwato.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Identitas Penambang Pohuwato yang Meninggal Tertimbun di Lokasi Tambang Emas, Keluarga Curiga?
TribunGorontalo.com
FOTO STOK TAMBANG -- Tambang emas ilegal di Dengilo, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pemuda bernama Mahmud Lihawa (18) ditemukan meninggal dunia di kawasan pertambangan emas tanpa izin di Desa Bulangita, Pohuwato. 
  • Warga menyebut terdapat sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk bekas yang menyerupai jeratan di leher. 
  • Saat ini jenazah korban berada di RSUD Bumi Panua Pohuwato untuk menjalani autopsi sementara polisi belum memberikan keterangan resmi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Seorang remaja laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami peristiwa yang tidak biasa di area pertambangan emas ilegal di Kabupaten Pohuwato.

Peristiwa ini memicu perhatian warga karena kondisi tubuh korban ditemukan dengan sejumlah luka.

Korban diketahui bernama Mahmud Lihawa (18), warga Dusun Banjar II, Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat.

Ia dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (5/3/2026) di kawasan pertambangan emas tanpa izin yang berada di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa.

Baca juga: Perang Iran Vs Amerika Makin Menegangkan! Evakuasi WNI Dimulai Hari Ini

Lokasi tersebut dikenal sebagai area Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berada di wilayah Kabupaten Pohuwato.

Salah seorang warga yang melihat langsung kondisi jenazah korban mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah luka pada tubuh Mahmud.

Luka tersebut terlihat di beberapa bagian, mulai dari wajah, perut, hingga kedua kaki.

Selain itu, warga juga melihat adanya bekas luka di bagian leher yang menyerupai jeratan tali.

“Kalau dilihat sekilas, kematian korban ini terlihat tidak wajar karena terdapat banyak luka di tubuhnya.

Di bagian leher juga tampak seperti ada bekas jeratan,” ujar seorang sumber warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Bumela Gorontalo, Truk Muatan Elpiji Tertabrak dari Belakang

Hal lain yang memunculkan tanda tanya bagi warga adalah proses pengantaran jenazah korban ke rumah keluarga.

Menurut keterangan warga, jasad Mahmud dibawa pulang oleh seorang pria bernama Daeng Fira langsung ke rumah keluarganya di Desa Bumbulan.

Kondisi ini dinilai janggal oleh sebagian warga. Mereka menilai seharusnya kejadian tersebut terlebih dahulu dilaporkan kepada aparat kepolisian agar petugas dapat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Seharusnya kejadian ini dilaporkan dulu ke polisi supaya petugas bisa datang langsung ke lokasi kejadian di Bulangita. Kenapa justru jenazahnya langsung diantar ke rumah keluarga di Bumbulan, ini yang membuat warga bertanya-tanya,” kata seorang warga.

Masyarakat setempat berharap pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan guna mengetahui secara pasti penyebab kematian pemuda tersebut.

Hingga berita ini dimuat TribunGorontalo.com tengah berupaya mengejar konfirmasi pihak resmi. 

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved