Selasa, 10 Maret 2026

Update Kabar Dunia

MiG-31 yang Dimodernisasi Dikirim ke Pangkalan Tetap, Tingkatkan Kemampuan Pertahanan Udara Rusia

Pesawat tempur ini sebelumnya telah menjalani serangkaian uji coba darat dan penerbangan untuk memastikan kemampuannya memenuhi persyaratan yang ditet

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto MiG-31 yang Dimodernisasi Dikirim ke Pangkalan Tetap, Tingkatkan Kemampuan Pertahanan Udara Rusia
Twitter
MiG-31 + Kinzhal 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Perusahaan Penerbangan United Aircraft Corporation (UAC) Rusia mengumumkan pengiriman pesawat MiG-31 yang telah dimodernisasi ke pangkalan militer tetap.

Pesawat tempur ini sebelumnya telah menjalani serangkaian uji coba darat dan penerbangan untuk memastikan kemampuannya memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

"Pesawat MiG-31 yang dimodernisasi memiliki karakteristik tempur yang mumpuni dan mampu menjalankan misi dengan sukses pada kondisi peperangan modern," kata UAC dalam siaran persnya.

Baca juga: Warga Kelurahan Biawu Gorontalo Tidur Tak Nyenyak, Was-Was Banjir Susulan

Pengiriman MiG-31 ini menandakan peningkatan kekuatan tempur Angkatan Udara Rusia, khususnya di tengah konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

Menjelang akhir tahun lalu, Rusia mengambil langkah strategis dengan menempatkan MiG-31 untuk pertama kalinya di Krimea.

MiG-31BM adalah varian modern dari MiG-31.
MiG-31BM adalah varian modern dari MiG-31.

Menurut analis Ukraina, pengerahan ini bertujuan mendukung visi Presiden Putin untuk mempertahankan patroli udara nyaris konstan di Laut Hitam, sekaligus menjadi ancaman nyata bagi Ukraina dengan rudal Kinzhal.

Baca juga: 7 Berita Populer Gorontalo Hari Ini Selasa, 16 Juli 2024: 423 Warga Kena Penyakit Gatal usai Banjir

Pesawat MiG-31 memang dapat membawa rudal hipersonik Kinzhal. Sumber-sumber Rusia mengklaim patroli di Laut Hitam memungkinkan mereka untuk menetralisir HIMARS Ukraina.

Namun, benarkah itu tujuan utamanya?

Menariknya, MiG-31 memiliki dua varian: MiG-31K yang berfungsi sebagai pembawa Kinzhal dan MiG-31BM, varian pencegat yang dipersenjatai rudal udara-ke-udara R-37M dengan jangkauan hingga 300 kilometer.

Artinya, Rusia menggunakan MiG-31 tidak hanya untuk serangan terhadap Ukraina, tetapi juga untuk melindungi aset militernya dari rudal Ukraina seperti Neptune, Storm Shadow/SCALP, dan ATACMS.

Menurut pemantauan saluran Telegram di Ukraina, setiap kali MiG-31 mengudara, sirene peringatan serangan udara akan dibunyikan di seluruh Ukraina.

Taktik ini bertujuan untuk meningkatkan ketegangan, membuat Ukraina terus waspada terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh rudal Kinzhal.

Tentang MiG-31

MiG-31BM adalah varian modern dari MiG-31, pesawat pencegat supersonik yang dikembangkan oleh biro desain Mikoyan.

Pesawat ini dirancang untuk mencegat dan menghancurkan target udara pada kecepatan dan ketinggian tinggi, menjadikannya komponen penting pertahanan udara Rusia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved