Berita Ekonomi

Harga Beras di Ibukota Pohuwato Gorontalo Turun Setelah Iduladha, Segini Angkanya

Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang baru saja merayakan Hari Raya Kurban.

Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Rahman Halid
Seorang Pedagang Beras di Pasar Tradisional Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Jumat, (21/06/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato -- Harga beras di Pasar Tradisional Marisa mengalami penurunan yang cukup signifikan setelah perayaan Idul Adha 1445 H.

Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang baru saja merayakan Hari Raya Kurban.

Penurunan harga terjadi pada beras lokal jenis Ciherang dan beras Makassar.

Beras Ciherang yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp 13 ribu per liter, kini turun menjadi Rp 11 ribu per liter.

Baca juga: Suasana Persiapan Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 Desa Tuladenggi Kabupaten Gorontalo

Penurunan harga juga terjadi pada harga per koli (50 kg), dari Rp 600 ribu menjadi Rp 550 ribu.

Sementara itu, beras Makassar mengalami penurunan harga dari Rp 15 ribu per liter menjadi Rp 13 ribu per liter.

Lalu harga per koli (50 kg) turun dari Rp 700 ribu menjadi Rp 650 ribu.

Menurut salah satu pedagang beras di Pasar Marisa, Marjun Talama, penurunan harga ini merupakan hal yang biasa terjadi setelah lebaran.

Alasannya, banyak kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia di dapur dan ketersediaan beras di sejumlah penampung masih melimpah.

Baca juga: Jadwal Acara Festival Pesona Danau Limboto Gorontalo mulai Pembukaan hingga Penutupan

Penurunan harga beras ini disambut baik oleh para konsumen.

Salah satu pembeli beras, Irma Pakaya, mengaku senang dengan penurunan harga ini karena dapat membantu meringankan beban masyarakat.

Irma berharap harga beras saat ini tidak mengalami kenaikan yang cepat.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved