Pemkab Pohuwato
Pohuwato Diapresiasi karena Jamin Kesehatan Warganya, Bawa UHC Awards 2026 dari Pusat
Upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam memastikan warganya terlindungi layanan kesehatan kini mendapat pengakuan di tingkat nasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENGHARGAAN-Pemerintah-Kabupaten-Pohuwato-kembali-menorehkan-prestasi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Pohuwato meraih UHC Awards 2026 kategori pemerintah daerah madya atas komitmennya memperluas jaminan kesehatan masyarakat.
- Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara nasional di Jakarta dan diterima oleh perwakilan Pemkab Pohuwato.
- Capaian ini dinilai sebagai bukti kehadiran negara melalui pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Upaya Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam memastikan warganya terlindungi layanan kesehatan kini mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Daerah ini dinilai berhasil menghadirkan jaminan kesehatan yang inklusif, hingga mengantarkannya meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026.
Penghargaan tersebut menempatkan Pohuwato sebagai pemerintah daerah kategori madya yang konsisten memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Penilaian diberikan atas komitmen daerah dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara berkelanjutan, bukan sekadar mengejar angka kepesertaan.
UHC Awards 2026 diserahkan dalam seremoni nasional yang berlangsung di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia itu disampaikan melalui Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti.
Mewakili Bupati Pohuwato, penghargaan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Setda Pohuwato, Ahmad Djuuna.
Baca juga: Jelang Duel Liga Champions, Jose Mourinho Sebut Pelatih Real Madrid Alvaro Seperti Anaknya
Ia hadir bersama Plt Kepala Dinas Sosial yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra, Zulkifli Umar, serta Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Arvan Tangoi.
Ahmad Djuuna menegaskan, capaian UHC yang diraih Pohuwato lahir dari kerja kolektif lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat bawah.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari keseriusan daerah dalam memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan.
Ia menilai, penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa tanggung jawab pemerintah daerah tidak berhenti pada administrasi, tetapi pada kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Zulkifli Umar menjelaskan bahwa UHC Awards merupakan bentuk apresiasi kepada daerah yang menunjukkan keberpihakan nyata terhadap pemenuhan hak dasar masyarakat.
Dengan tercapainya UHC, risiko pembiayaan kesehatan yang kerap membebani warga dapat ditekan.
“UHC bukan sekadar capaian program, tetapi wujud kehadiran negara melalui pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang layak, adil, dan berkesinambungan,” ujarnya. (sp)
(*)
| Resmi! Zakat Fitrah Pohuwato Gorontalo untuk Ramadan 2026 Dipatok Rp 40.000 per Orang |
|
|---|
| Kirab Bendera Hari Patriotik 23 Januari Resmi Dilepas dari Pohuwato |
|
|---|
| Isra Mikraj 1447 H di Pohuwato Digelar 15 Januari, Ini Konsepnya |
|
|---|
| Mulai Januari 2026, ASN Pohuwato Gorontalo Hanya 4 Hari Masuk Kantor, Sisanya WFA |
|
|---|
| Soal Pidana Kerja Sosial di Gorontalo, Bupati Pohuwato: Sangat Membantu Ekonomi |
|
|---|