Berita Ekonomi Gorontalo
Terungkap! Ini Faktor Penyebab Ekonomi Kota Gorontalo Melesat ke 6,16 Persen
Pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo mencatat rekor tertinggi pada triwulan II tahun 2025, menembus angka 6,16 persen year on year (YoY).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/EKONOMI-KOTA-GORONTALO-Kepala-Bappeda-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo mencatat rekor tertinggi pada triwulan II tahun 2025, menembus angka 6,16 persen year on year (YoY). Angka ini jauh melampaui target pemerintah kota yang hanya 4,47 persen.
Kepala Bappeda Kota Gorontalo, Meydi N. Silangen, menyebut lonjakan ini sebagai capaian luar biasa, terlebih karena sebelumnya tren pertumbuhan hanya berkisar tipis di angka 0 koma.
“Di tahun 2024 kita di angka 4,36 persen. Target 2025 hanya 4,47 persen. Tapi angka ini justru melonjak menjadi 6,16 persen, ini yang tertinggi,” ujar Silangen.
Menurutnya, pembangunan jalan, revitalisasi kawasan kuliner, dan event publik seperti Car Free Day dan Car Free Night mendorong perputaran uang yang signifikan.
Kehidupan kampus yang kembali aktif juga memperkuat denyut ekonomi. Ribuan mahasiswa mendorong konsumsi di sektor kos-kosan, kuliner, dan jasa.
“Aktivitas di Kota Gorontalo tidak pernah mati. Warung kopi, UMKM, hingga pusat kuliner hidup sampai larut malam,” kata Silangen.
Kebijakan pemberian honor kepada imam masjid turut menggerakkan konsumsi rumah tangga.
Sementara itu, maraknya event berskala provinsi dan nasional membuat sektor perhotelan kembali bergairah.
“Banyak masyarakat dari luar kota bahkan luar provinsi datang dan memenuhi hotel-hotel di Kota Gorontalo,” tambahnya.
Dengan inflasi yang stabil dan daya beli masyarakat yang terjaga, Meydi optimis tren pertumbuhan ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun.
Ia menyebut program di anggaran perubahan sebagai peluang untuk mendorong angka pertumbuhan lebih tinggi lagi.
“Di akhir tahun saya optimis angkanya bisa naik dari 6,16 persen ini,” pungkasnya.(*)