Jokowi di Gorontalo
Jokowi Pakai Upiya Karanji Bermotif Burung Maleo saat Resmikan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo
Selain itu, motif burung maleo pada upiya karanji juga memiliki makna simbolis. Burung maleo merupakan hewan endemik Gorontalo yang dilindungi.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2242024_pakai-upiya-karanji_Bandara-Panua-Pohuwato.jpg)
“Ini adalah salah satu legacy dari Bapak Presiden yang selalu memberikan arahan kepada kami untuk membangun bandara di semua pelosok tanah air. Kami laporkan juga anggaran untuk membangun di sini tidak kecil yaitu Rp437 miliar, karena tanahnya relatif tidak bagus sehingga kita perlu melakukan improvement dari tanah ini” tutur Budi.
Baca juga: Cerita Warga Bisa Foto Bareng Jokowi di Gorontalo hingga Beruntung Diberi Kaos
Bandara Panua memiliki sejumlah fasilitas penting diantaranya landasan pacu sepanjang 1200m x 30m, taxiway 15m x 170m serta apron 110m x 70m. Gedung terminal berukuran 990m⊃2; dengan pesawat terbesar yang bisa terbang dan mendarat jenis ATR 72-600.
Pembangunan Bandara Panua sudah dimulai sejak tahun 2015 dan baru benar benar rampung pada tahun 2024. Bandara perintis itu menelan biaya keseluruhan sebesar Rp437,4 miliar, sebagian diantaranya dibiayai melalui mekanisme Surat berharga Syariah Negara (SBSN).
Sebelum diresmikan Presiden Jokowi, penerbangan perintis perdana dari dan ke Bandara Panua sudah dilakukan tanggal 18 Februari 2024. Pesawat DHC-6 Twin Otter milik maskapai SAM Air sukses mendarat dan terbang dengan rute Gorontalo – Pohuwato – Palu pergi pulang.(*)